DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

Setiap Tahun Alat Uji KIR Dikalibrasi, UPTD PKB Kutim Jaga Akurasi Pemeriksaan.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

KUTIM, literasikaltim.com — Keakuratan hasil pengujian kendaraan bermotor, menjadi salah satu perhatian Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengujian Kendaraan Bermotor (UPTD PKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Untuk memastikan peralatan tetap memberikan hasil pengukuran yang akurat, alat uji kendaraan wajib menjalani kalibrasi secara berkala.

Kepala UPTD PKB Kutim Alfa Wahyu Farisaputra mengatakan, kalibrasi dilakukan setiap tahun terhadap peralatan yang digunakan dalam proses pengujian kendaraan.

Menurutnya, kalibrasi diperlukan untuk memastikan alat pengujian tetap bekerja secara optimal, sehingga hasil pemeriksaan terhadap kendaraan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalibrasi itu setiap tahun. Jadi alat-alat kita itu dikalibrasi setiap tahun untuk memastikan alatnya tetap akurat dan hasil pengujiannya optimal,” ujar Alfa.

Dalam proses pengujian, UPTD PKB Kutim menggunakan berbagai peralatan untuk memeriksa kondisi teknis kendaraan.

Pemeriksaan tersebut mencakup sejumlah aspek, termasuk sistem pengereman, emisi, pencahayaan, hingga komponen kendaraan lainnya.

Salah satu pemeriksaan yang membutuhkan ketepatan alat, adalah pengukuran efisiensi pengereman.

Kendaraan tidak hanya dinilai berdasarkan kemampuan berhenti, tetapi juga harus memenuhi ambang batas efisiensi yang telah ditetapkan dalam pengujian.

Karena itu, kondisi dan akurasi peralatan menjadi bagian penting dalam keseluruhan proses pengujian.

Hasil pengukuran yang diperoleh menjadi dasar petugas, dalam menentukan apakah kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Alfa menegaskan, kalibrasi tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan peralatan, tetapi juga mendukung kualitas pelayanan pengujian kendaraan kepada masyarakat.

Dengan alat yang terkalibrasi, petugas dapat melakukan pemeriksaan berdasarkan hasil pengukuran, yang sesuai dengan fungsi dan standar peralatan yang digunakan.

“Tujuannya supaya alat Kita tetap optimal. Jadi hasil pengujiannya juga akurat dan bisa menjadi dasar untuk menentukan kendaraan itu, lulus atau tidak lulus uji,” pungkasnya.

Penulis: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *