DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

DPRD Samarinda Tekankan Perubahan Perilaku Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan Pengelolaan Sampah

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menegaskan bahwa, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga sangat bergantung pada perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menyampaikan bahwa upaya pengurangan sampah tidak akan berjalan optimal apabila masyarakat masih memiliki pola pikir lama yang cenderung membuang sampah tanpa proses pemilahan terlebih dahulu.

Menurutnya, edukasi lingkungan harus terus diperkuat secara berkelanjutan agar masyarakat terbiasa memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah tangga.

Kebiasaan ini dinilai menjadi fondasi penting, dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Perubahan perilaku masyarakat adalah kunci utama. Kalau masyarakat sudah terbiasa memilah dan mengolah sampah dari rumah, maka sistem pengelolaan di tingkat kota akan jauh lebih ringan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tanpa dukungan kesadaran masyarakat, berbagai program dan fasilitas pengelolaan sampah yang telah disiapkan pemerintah tidak akan memberikan hasil maksimal.

Oleh karena itu, pendekatan edukatif dinilai harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah.

Rohim juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga komunitas masyarakat dalam membangun budaya peduli lingkungan.

Menurutnya, perubahan perilaku tidak dapat terjadi secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang dan konsistensi.

DPRD Kota Samarinda berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat berkurang secara signifikan dan menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih serta berkelanjutan.

“Kalau kesadaran ini bisa tumbuh secara luas, maka pengelolaan sampah kita akan jauh lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Penulis: Rizky A.P
Editor: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *