![]()
BALIKPAPAN, Literasikaltim.com – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Abdulloh, S.Sos., M.E., kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, melalui kegiatan penyerapan aspirasi (reses) yang digelar di Kecamatan Balikpapan Utara pada 27 April 2026.
Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari pelaksanaan tugas kedewanan dalam menjaring berbagai usulan masyarakat, sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi.
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh dialog tersebut, H. Abdulloh yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Timur bertemu langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi warga, sekaligus menerima masukan terkait kebutuhan pembangunan yang dinilai masih menjadi prioritas di wilayah Balikpapan Utara.
Reses tersebut menghadirkan Fauzi Adi sebagai narasumber dengan Wartono bertindak sebagai moderator.
Suasana diskusi berlangsung interaktif, di mana masyarakat secara terbuka menyampaikan beragam aspirasi mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga program-program yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, H. Abdulloh menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian penting dari fungsi DPRD sebagai wakil rakyat yang memiliki tanggung jawab, untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan kepada pemerintah daerah melalui mekanisme yang berlaku.
“Reses bukan hanya agenda formal anggota dewan, tetapi menjadi momentum bagi kami untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami inventarisasi dan perjuangkan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Kalimantan Timur,” ujar H. Abdulloh.
Ia menjelaskan, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi landasan penting dalam menentukan prioritas pembangunan daerah.
Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul di lapangan tidak selalu dapat diketahui hanya melalui laporan administrasi, sehingga kehadiran anggota legislatif di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya menghadirkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Sebagai Ketua Komisi III DPRD Kaltim yang membidangi infrastruktur dan pembangunan, H. Abdulloh menilai berbagai masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi, sekaligus dasar dalam mendorong pemerintah provinsi agar program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.
“Setiap usulan yang masuk akan kami pelajari dan kawal melalui pembahasan di DPRD. Harapannya, aspirasi masyarakat tidak berhenti pada forum dialog, tetapi dapat diwujudkan menjadi program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Selain menyampaikan berbagai usulan pembangunan, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan tersebut, untuk berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi di lingkungan mereka.
H. Abdulloh menilai keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan merupakan bentuk partisipasi yang harus terus didorong agar pembangunan berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, narasumber Fauzi Adi dalam pemaparannya menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD dalam mengawal pembangunan.
Menurutnya, kolaborasi yang baik akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sekaligus memastikan program pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Diskusi yang dipandu Wartono berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan, masukan, serta harapan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pembangunan di Balikpapan Utara.
Seluruh aspirasi yang disampaikan menjadi catatan penting bagi H. Abdulloh untuk diperjuangkan dalam pembahasan kebijakan maupun penganggaran di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Menutup kegiatan tersebut, H. Abdulloh kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah.
Ia memastikan setiap aspirasi yang diterima akan dikawal melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang melekat pada DPRD Provinsi Kalimantan Timur.
“Kepercayaan yang diberikan masyarakat merupakan amanah yang harus kami jalankan dengan sungguh-sungguh, dan Kami akan terus mengawal setiap aspirasi agar dapat menjadi bagian dari pembangunan Kalimantan Timur yang lebih merata, berkualitas, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” pungkas H. Abdulloh.
Penulis: Andi Isnar













