DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

Agus Suwandy Tegaskan Loyal pada Keputusan Gerindra, Siap Menangkan Kandidat Terbaik di Pilwali Samarinda.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com – Dinamika politik menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda, mulai menghangat, dan sejumlah nama calon potensial mulai diperbincangkan publik, seiring semakin dekatnya tahapan kontestasi politik di Kota Tepian.

Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, kader senior sekaligus fungsionaris Partai Gerindra Kalimantan Timur (Kaltim), Ir. H. Agus Suwandy, menegaskan komitmennya untuk tetap tegak lurus terhadap keputusan partai dalam menentukan figur, yang akan diusung pada Pilwali Samarinda mendatang.

Menurut Agus, sebagai kader partai, seluruh jajaran Gerindra memiliki kewajiban untuk menghormati dan menjalankan keputusan, yang nantinya ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

Ia menegaskan bahwa, kepentingan organisasi dan perjuangan partai harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Agus menyatakan kesiapan dirinya, untuk mendukung penuh siapa pun kader terbaik yang memperoleh mandat resmi dari DPP Gerindra, sebagai calon Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Samarinda.

“Sebagai kader, fatsun politik Kita jelas. Kita akan mengawal dan memenangkan calon terbaik yang diputuskan oleh partai,” ucapnya saat di wawancarai awak media, Rabu (24/6/2026).

“Samarinda butuh keberlanjutan pembangunan yang kuat, dan Gerindra punya banyak kader potensial untuk itu,” tambahnya.

Ia menilai proses penentuan calon yang dilakukan partai, tentu melalui berbagai pertimbangan matang, mulai dari kapasitas kepemimpinan, rekam jejak, hingga kemampuan membangun komunikasi dengan masyarakat.

Karena itu, seluruh kader diminta tetap menjaga soliditas dan menunggu keputusan resmi partai.

Kepentingan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas.

Lebih lanjut, Agus menekankan bahwa sosok pemimpin Samarinda ke depan tidak cukup hanya mengandalkan popularitas, atau tingkat keterkenalan di tengah masyarakat.

Menurutnya, pemimpin yang dibutuhkan adalah figur yang memiliki visi jelas, serta mampu menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi kota ini.

Ia menilai Samarinda sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan menopang keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Oleh sebab itu, diperlukan pemimpin yang mampu membawa kota ini menjadi pusat peradaban yang maju, aman, nyaman, dan sejahtera.

Agus juga menyoroti, pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat.

Dengan posisi Gerindra sebagai partai yang memiliki peran strategis di tingkat nasional, menurutnya koordinasi pembangunan akan berjalan lebih efektif apabila dipimpin oleh figur yang memahami arah kebijakan pembangunan nasional.

Dalam pandangannya, terdapat sejumlah kriteria penting yang harus dimiliki calon pemimpin Samarinda ke depan.

Pertama, memiliki rekam jejak yang jelas, integritas yang kuat, serta kedekatan nyata dengan masyarakat hingga lapisan paling bawah.

Kedua, mempunyai visi pembangunan berkelanjutan yang mampu menjawab berbagai persoalan mendasar, seperti penanganan banjir, penataan kawasan perkotaan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pengembangan ekonomi kreatif yang dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Ketiga, memiliki loyalitas terhadap partai sekaligus komitmen, untuk memperjuangkan kepentingan rakyat.

Menurut Agus, pemimpin yang ideal adalah sosok yang mampu menyelaraskan garis perjuangan partai dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Mesin Partai Mulai Konsolidasi.

Di sisi lain, Agus mengungkapkan bahwa struktur Partai Gerindra di Samarinda maupun Kaltim, saat ini terus melakukan konsolidasi internal.

Langkah tersebut, dilakukan untuk memastikan seluruh elemen partai siap bergerak, ketika rekomendasi calon resmi dikeluarkan oleh DPP.

Menurutnya, konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat pengurus, tetapi juga melibatkan kader dan simpatisan hingga ke akar rumput.

Dengan demikian, mesin partai dapat langsung bekerja secara maksimal dalam menghadapi kontestasi politik yang akan datang.

Agus menegaskan bahwa, Gerindra tidak ingin bergerak setengah hati dalam memenangkan calon yang nantinya diusung.

Karena itu, seluruh infrastruktur partai dipersiapkan sejak dini agar dapat bekerja secara efektif dan terkoordinasi.

“Kita tidak ingin setengah-setengah. Begitu nama (calon) keluar, seluruh infrastruktur pemenangan akan langsung tancap gas. Tugas Kita adalah memberikan yang terbaik untuk warga Samarinda,” pungkasnya.

Penulis: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *