![]()
SAMARINDA, literasikaltim.com – Kesiapsiagaan terhadap kemungkinan kondisi darurat menjadi salah satu perhatian, dalam pelaksanaan kegiatan Kongkow Bareng Ustadz Das’ad Latif bersama PSI Kaltim, yang berlangsung di kawasan Citra Niaga, Kota Samarinda, Senin (2/11/2026) malam.
Bendahara DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Samarinda Utara, Muhammad Yusuf, mengambil inisiatif dengan menerjunkan beberapa unit kendaraan milik pribadi nya, termasuk mobil ambulans, untuk mendukung kebutuhan operasional sekaligus mengantisipasi apabila terjadi kondisi darurat medis selama kegiatan berlangsung.
Penyediaan kendaraan tersebut, dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat kegiatan dihadiri ribuan kader PSI dan masyarakat, dari Kota Samarinda maupun sejumlah wilayah sekitarnya.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar, kesiapan fasilitas pendukung menjadi perhatian agar apabila terdapat peserta yang membutuhkan penanganan medis segera, dapat dilakukan langkah awal dan proses evakuasi menuju fasilitas kesehatan.
Muhammad Yusuf menjelaskan, kehadiran mobil ambulans di lokasi kegiatan merupakan bentuk kesiapan, untuk menghadapi kemungkinan yang tidak diinginkan.
Ia ingin memastikan bahwa, aspek keselamatan dan kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian selama seluruh rangkaian acara berlangsung.
Menurutnya, kegiatan yang melibatkan banyak orang perlu didukung fasilitas pendukung yang memadai, termasuk kendaraan untuk membantu penanganan apabila sewaktu-waktu terdapat peserta yang mengalami gangguan kesehatan atau membutuhkan pertolongan darurat.
Langkah ini, juga menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda DPW PSI Kaltim, mulai dari kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga acara utama bersama Ustadz Das’ad Latif selesai dilaksanakan.
Ia berharap, keberadaan kendaraan pendukung tersebut dapat memberikan kesiapan tambahan bagi panitia, dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.
Muhammad Yusuf menambahkan, perhatian terhadap keselamatan peserta merupakan hal penting, dalam setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar. Karena itu,
ia berupaya ikut berkontribusi, melalui penyediaan fasilitas transportasi yang dapat dimanfaatkan apabila diperlukan.
“Kami menyiapkan beberapa unit kendaraan, termasuk mobil ambulans, sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat medis selama kegiatan berlangsung,” ucapnya.
“Dengan kehadiran ribuan kader dan masyarakat, tentu kesiapan seperti ini perlu diperhatikan, dan harapan Kami, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, seluruh peserta tetap sehat, dan fasilitas yang kami siapkan dapat membantu apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” pungkasnya.
Penulis: Andi Isnar












