DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

Unggahan Info Jempang Soroti Keresahan Warga Muara Ohong soal KWH Meter.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

Elisa: Sebut Bukan Foto Kejadian, Gambar di Info Jempang Hanya Ilustrasi Keresahan Warga Muara Ohong.

KUTAI BARAT, literasikaltim.com – Polemik program pemasangan KWH meter listrik di Kampung Muara Ohong, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, menjadi perhatian warga.

Masyarakat meminta adanya kejelasan dan transparansi terkait proses pemasangan jaringan listrik, sekaligus dana yang sebelumnya telah disetorkan untuk keperluan program tersebut.

Aspirasi itu disampaikan melalui akun media sosial komunitas Info Jempang, yang memuat keluhan warga berdasarkan kondisi dan keresahan yang mereka alami di lapangan.

Admin Info Jempang, Elisa, menjelaskan bahwa informasi yang disampaikan melalui akun tersebut bersumber dari aspirasi warga Kampung Muara Ohong.

Menurutnya, warga berharap persoalan tersebut dapat segera mendapat perhatian pihak terkait, sehingga tidak berkembang menjadi keresahan yang lebih luas.

Berdasarkan surat pernyataan klarifikasi dan aspirasi warga tertanggal 25 Agustus 2026, sekitar 70 kepala keluarga di Kampung Muara Ohong disebut telah dimintai uang sebesar Rp3,5 juta per kepala keluarga sejak Februari 2026.

Dana tersebut, menurut pernyataan warga, diserahkan secara tunai kepada Petinggi Kampung Muara Ohong, untuk keperluan program pemasangan instalasi listrik.

Namun, warga menyatakan penyerahan dana tersebut tidak disertai kwitansi maupun bukti pembayaran resmi.

Di sisi lain, warga menyebut tiang dan jaringan kabel listrik telah berdiri di wilayah kampung.

Meski demikian, mereka mengaku sempat tidak mendapatkan kejelasan mengenai kelanjutan proses pemasangan, hingga keluhan tersebut disampaikan melalui media sosial Info Jempang.

Warga kemudian menyatakan adanya aktivitas instalasi lanjutan, setelah persoalan tersebut mendapat perhatian publik melalui media sosial.

Elisa menegaskan, keberadaan Info Jempang dalam persoalan tersebut, bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat.

“Informasi yang Kami sampaikan, murni berasal dari keresahan dan aspirasi warga yang mereka alami sendiri,” terangnya, saat di konfirmasi media ini melalui telepon selulernya, Selasa (8/9/2026) siang tadi.

“Kami berharap pihak-pihak yang berkepentingan dapat memberikan penjelasan dan solusi, sehingga persoalan ini tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan,” ujar Elisa selaku admin Info Jempang.

Dalam surat pernyataan tersebut, warga juga menegaskan tidak bermaksud menciptakan perpecahan maupun menyebarkan informasi bohong.

Mereka menyampaikan keluhan, sebagai bentuk tuntutan transparansi terkait penggunaan dana yang telah disetorkan, serta kepastian realisasi aliran listrik bagi masyarakat.

Warga berharap, Pemerintah kampung maupun pihak terkait, dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai mekanisme program, penggunaan dana yang telah dikumpulkan, serta tahapan dan kepastian penyelesaian pemasangan KWH meter.

Sementara itu, perlu ditegaskan bahwa gambar yang ditampilkan dalam pemberitaan ini merupakan ilustrasi semata untuk menggambarkan keresahan warga, bukan foto dokumentasi kondisi sebenarnya di Kampung Muara Ohong.

Ilustrasi tersebut, digunakan sebagai gambaran visual, agar persoalan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi perhatian para pemangku kepentingan.

Elisa berharap persoalan tersebut, dapat diselesaikan melalui komunikasi dan langkah konkret dari seluruh pihak terkait, sehingga kepentingan masyarakat dapat terlindungi dan tidak muncul kerugian maupun keresahan yang berkepanjangan.

“Kami berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik, secara terbuka dan sesuai aturan,” tuturnya.

“Yang paling penting adalah, warga mendapatkan kejelasan mengenai dana yang telah disetorkan dan kepastian hak mereka, untuk memperoleh aliran listrik,” pungkasnya.

Penulis: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *