![]()
SAMARINDA, literasikaltim.com – DPRD Kota Samarinda meminta pemerintah daerah, memastikan layanan pendidikan berjalan optimal menjelang tahun ajaran baru.
Komisi IV DPRD menilai, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya melalui pembangunan dan perbaikan sarana fisik sekolah, tetapi harus dibarengi penguatan kualitas tenaga pendidik serta pemerataan akses belajar bagi seluruh siswa.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan pemerataan kualitas pendidikan masih menjadi pekerjaan, yang perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah.
Menurutnya, kesenjangan fasilitas maupun kualitas layanan antarsekolah harus terus ditekan, agar tidak menimbulkan perbedaan kesempatan belajar bagi peserta didik.
“Anak-anak kita adalah aset masa depan daerah. Karena itu, kualitas pendidikan harus terus kita tingkatkan,” kata Novan, Jumat.
Ia menjelaskan, peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh, dan rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah memang penting, untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, namun pembangunan fisik harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi guru serta pemerataan akses pendidikan.
Novan menilai, kualitas tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran.
Sekolah dengan fasilitas yang memadai, menurutnya, tetap membutuhkan guru yang kompeten agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perkembangan peserta didik.
“Bukan hanya infrastrukturnya, tetapi kualitas gurunya dan akses pendidikannya juga harus merata,” ujarnya, Jum’at (7/8/2026).
Selain fasilitas dan tenaga pendidik, DPRD Samarinda juga mendorong pemerintah memperhatikan berbagai program pendukung pendidikan.
Komisi IV menilai literasi, pendidikan karakter serta pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja perlu mendapatkan perhatian dalam kebijakan pendidikan daerah.
Menurut Novan, pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada capaian akademik.
Peserta didik juga perlu mendapatkan bekal karakter, keterampilan dan kemampuan beradaptasi sehingga memiliki kesiapan menghadapi perubahan serta tantangan di masa depan.
“Tidak hanya gedung sekolah yang harus layak, tapi program pendukungnya juga harus jalan,” kata dia.
Ia menambahkan, pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi Kota Samarinda.
Kualitas sumber daya manusia, yang dibentuk melalui sistem pendidikan akan berpengaruh terhadap daya saing daerah dalam jangka panjang.
Karena itu, DPRD Samarinda meminta pemerintah daerah memastikan setiap kebijakan pendidikan memiliki orientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemerataan layanan juga dinilai penting, agar siswa dari berbagai wilayah memperoleh kesempatan belajar yang relatif setara.
Komisi IV DPRD Samarinda melalui fungsi penganggaran dan pengawasan menyatakan, akan terus mengawal sektor pendidikan.
Pengawasan tersebut, diperlukan agar program yang telah direncanakan dan dialokasikan, melalui anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi sekolah, guru dan peserta didik.
DPRD berharap peningkatan kualitas pendidikan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan fisik sekolah, tetapi berkembang menjadi kebijakan yang mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkualitas, merata dan berkelanjutan.
“Pemerintah harus memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan pendidikan yang berkualitas, dan ini bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk menyiapkan generasi Samarinda yang unggul dan mampu bersaing ke depan,” tandasnya.
Penulis: Rizky A.P
Editor: Andi Isnar












