![]()
BALIKPAPAN, literasikaltim.com – Transformasi operasional terus dilakukan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT), guna menjawab tantangan tingginya aktivitas bongkar muat di kawasan pelabuhan.
Salah satu langkah konkret yang kini ditempuh adalah menghadirkan alat Side Loader, untuk mempercepat penanganan petikemas kosong (empty container) di area terminal.
Dinamika di Container Yard KKT, menunjukkan intensitas kerja yang tinggi setiap harinya.
Sejak pagi, arus kendaraan pengangkut petikemas silih berganti keluar masuk area penumpukan.
Pada saat yang sama, operator alat bongkar muat berjibaku memastikan susunan kontainer tetap tertata rapi agar tidak mengganggu kelancaran distribusi.
Dalam pola kerja tersebut, perpindahan petikemas kosong menjadi aktivitas yang paling sering terjadi.
Mobilitas antarblok yang harus berlangsung cepat, menuntut dukungan peralatan yang mampu bekerja secara fleksibel dan efisien.
Menjawab kebutuhan itu, KKT mengoperasikan Side Loader, alat yang memiliki kemampuan mengangkat petikemas dari sisi samping kendaraan.
Peralatan ini tidak hanya mendukung proses lifting baik lift on maupun lift off, tetapi juga berfungsi untuk shifting, yakni memindahkan petikemas dari satu titik ke titik lain dalam area terminal.
Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, menuturkan bahwa kehadiran alat tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan, dalam meningkatkan kinerja operasional yang lebih adaptif terhadap kondisi lapangan.
“Mobilitas container empty di lapangan cukup tinggi dan membutuhkan kecepatan dalam penanganannya,” ucapnya, melalui keterangan tertulis ke media ini, Selasa (4/5/2026).
Side Loader ini memberikan fleksibilitas sekaligus efisiensi dalam proses perpindahan antarblok,” ujarnya.
Menurutnya, karakteristik alat yang mampu bekerja optimal di area padat menjadikan Side Loader relevan untuk mendukung aktivitas di Container Yard.
Terlebih, proses perpindahan jarak pendek yang sebelumnya memerlukan waktu lebih lama kini dapat dipangkas secara signifikan.
Efek lain yang dirasakan adalah, meningkatnya keteraturan arus petikemas di dalam terminal.
Dengan waktu penanganan yang lebih singkat, potensi penumpukan dapat ditekan sehingga ruang penumpukan bisa dimanfaatkan secara lebih optimal.
“Kehadiran alat ini membantu menjaga ritme operasional tetap stabil, dan selain mempercepat proses, juga membuat alur kerja menjadi lebih terukur dan terkendali,” jelasnya.
Lebih jauh, pengadaan Side Loader disebut tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari rencana pengembangan jangka menengah perusahaan.
KKT secara bertahap terus memperkuat infrastruktur operasional, baik dari sisi peralatan maupun sistem kerja.
Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kepada pengguna jasa pelabuhan.
Efisiensi waktu dan ketepatan proses, menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan mitra logistik.
“Kami berupaya memastikan setiap investasi yang dilakukan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan layanan,” katanya.
“Dan dengan peralatan yang tepat akan mendukung produktivitas sekaligus memperkuat daya saing terminal,” tambah Enriany.
Sebagai perusahaan pengelola terminal petikemas di Kariangau, Balikpapan, KKT memegang peran strategis dalam mendukung distribusi barang di Kalimantan Timur, dan kawasan timur Indonesia.
Dengan penguatan fasilitas seperti Side Loader, perusahaan optimistis mampu menjaga kelancaran arus logistik, di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kepelabuhanan.
“Ke depan, kami akan terus menyesuaikan kebutuhan operasional dengan dinamika di lapangan agar pelayanan yang diberikan semakin cepat, efisien, dan andal,” pungkas Enriany.
Penulis: Andi Isnar













