Diskominfo Kutim

Pemuda Tani Samarinda Dorong Inovasi Pertanian Modern, Wali Kota Buka Ruang Kolaborasi.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.comDewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kota Samarinda, telah melakukan audiensi dengan Wali Kota Samarinda, H. Andi Harun, di ruang rapat Balai Kota lantai 2, Kamis (30/4/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah strategis, dalam memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan sektor pertanian dengan Pemerintah Daerah, khususnya dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan berbasis inovasi.

Audiensi tersebut, dihadiri langsung oleh Wali Kota H. Andi Harun bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Pertanian serta Bagian Kesejahteraan Rakyat.

Dalam kesempatan itu, DPC PTI Samarinda memaparkan sejumlah program prioritas, termasuk rencana pelaksanaan rapat kerja cabang (rakercab) dalam waktu dekat.

Wakil Ketua DPC PTI Samarinda, Bambang Edy Dharma S.H, menyampaikan bahwa pihaknya berencana mengundang Wali Kota sebagai pembicara dalam agenda rakercab tersebut.

Menurutnya, hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen bersama, dalam mendorong pembangunan sektor pertanian di Kota Tepian.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Pemuda Tani Indonesia hadir dan siap berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di Samarinda,” ujarnya, saat di wawancarai media ini, di Kantor Sekretariat DPC PTI Kota Samarinda, Senin (4/5/2026) siang.

Bambang menegaskan, PTI tidak sekadar hadir sebagai organisasi formal, melainkan sebagai wadah generasi muda untuk terlibat aktif dalam sektor pertanian.

Ia menilai, selama ini pertanian masih identik dengan kelompok usia lanjut, sehingga perlu adanya perubahan paradigma melalui pendekatan modern dan inovatif.

PTI, lanjutnya, mendorong pengembangan pertanian berbasis teknologi dan digitalisasi.

Program yang disiapkan meliputi pertanian modern hingga sistem pemasaran digital, yang diharapkan mampu menjawab tantangan keterbatasan lahan di wilayah perkotaan seperti Samarinda.

“Dengan kondisi lahan yang terbatas, kami menawarkan solusi pertanian skala kecil namun tetap produktif, dan Kami juga akan memberikan penyuluhan dan pendampingan, agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan sempit secara optimal,” jelasnya.

Selain itu, PTI juga mengusulkan dukungan konkret dari Pemerintah Kota, berupa pelatihan bagi pemuda serta penyediaan lahan percontohan (demplot).

Lahan tersebut, nantinya akan difungsikan sebagai sarana edukasi dan praktik langsung, bagi generasi muda yang ingin terjun ke sektor pertanian.

Menurut Bambang, masih terdapat sejumlah lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal, dan berpotensi dikembangkan menjadi kawasan pertanian produktif.

“Harapan Kami, Pemerintah dapat mengakomodasi program ini, termasuk menyediakan lahan percontohan bagi pemuda tani, dan dengan begitu, mereka bisa belajar sekaligus mandiri secara ekonomi,” katanya.

Dalam aspek teknologi, PTI juga menyoroti pentingnya penggunaan alat pertanian modern, seperti drone untuk pemupukan dan penyemprotan pestisida.

Teknologi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi, serta produktivitas pertanian di tengah keterbatasan sumber daya.

Bambang mengungkapkan, pihaknya telah mendapatkan dukungan program dari Kementerian Pertanian, terkait pengembangan teknologi tersebut, sehingga diharapkan dapat segera diimplementasikan di daerah.

Lebih jauh, PTI juga menekankan pentingnya penguatan data pertanian berbasis statistik.

Digitalisasi data dianggap krusial dalam menjaga stabilitas harga, serta menghindari ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan.

“Dengan data yang akurat, pola tanam bisa diatur lebih baik, sehingga tidak terjadi overproduksi yang berdampak pada turunnya harga,” terangnya.

Audiensi ini pun, mendapat respons positif dari Wali Kota Samarinda dan jajaran pemerintahan Daerah.

Pemerintah kota disebut membuka ruang kolaborasi yang luas bagi PTI untuk terlibat dalam pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah, seluruh usulan Kami disambut baik. Pemerintah Kota siap bersinergi, dan Dinas Pertanian juga membuka ruang koordinasi lebih lanjut,” tutup Bambang.

REDAKSI.

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *