![]()
SAMARINDA, literasikaltim.com – Perumda Tirta Kencana Samarinda mengimbau seluruh pelanggan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi musim kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino pada 2026.
Salah satu langkah antisipasi yang ditekankan, ialah menyiapkan cadangan air bersih di rumah melalui bak penampungan, maupun tandon berkapasitas lebih besar.
Imbauan tersebut, disampaikan sebagai upaya meminimalkan dampak apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan distribusi air bersih, akibat berkurangnya ketersediaan air baku selama musim kemarau.
Direktur Teknik Perumda Tirta Kencana Samarinda, Kaharuddin, mengatakan pihaknya telah mencermati prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung mulai April hingga Oktober 2026.
Menurutnya, fenomena tersebut berpotensi menyebabkan penurunan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Timur, sehingga dapat berdampak terhadap ketersediaan sumber air baku, yang menjadi bahan utama dalam proses produksi air bersih.
“Berdasarkan prediksi BMKG, mulai April hingga sekitar Oktober terdapat potensi gejala El Nino yang dapat memberi dampak bagi wilayah Kalimantan Timur,” ujar Kaharuddin, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, berkurangnya intensitas hujan dapat menyebabkan debit air di sejumlah sumber air baku mengalami penurunan.
Kondisi tersebut, berpotensi memengaruhi proses pengolahan hingga distribusi air bersih kepada pelanggan, apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Karena itu, Perumda Tirta Kencana Samarinda mengajak masyarakat untuk melakukan langkah sederhana namun penting, yakni menyediakan tempat penampungan air dengan kapasitas yang memadai.
Cadangan air tersebut, diharapkan dapat dimanfaatkan ketika terjadi gangguan distribusi sementara akibat kondisi cuaca ekstrem.
“Kami mengimbau pelanggan, agar menyiapkan bak penampungan atau tandon air dengan kapasitas yang lebih besar,” ucapnya.
“Ini merupakan langkah antisipasi, sehingga kebutuhan air bersih keluarga tetap dapat terpenuhi apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan distribusi selama musim kemarau,” jelas Kaharuddin.
Selain mengimbau masyarakat, Perumda Tirta Kencana Samarinda juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi sumber air baku, dan menyiapkan berbagai langkah teknis guna menjaga kontinuitas pelayanan, kepada pelanggan selama periode kemarau.
Kaharuddin menegaskan, kesiapan antara perusahaan penyedia layanan air minum dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi dampak El Nino.
Dengan adanya cadangan air di setiap rumah, pelanggan diharapkan tidak mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih apabila terjadi penurunan pasokan sementara.
“Kami berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan sejak sekarang, dan menyediakan cadangan air merupakan bentuk kesiapsiagaan yang sangat membantu dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau panjang akibat El Nino,” pungkasnya.
Penulis: Andi Isnar












