![]()
MAKASSAR, literasikaltim.com – PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mencatatkan kinerja keuangan positif sepanjang Januari hingga Juli 2026.
Perusahaan membukukan pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 12 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Capaian tersebut, menjadi sinyal positif bagi kinerja perusahaan di tengah aktivitas kepelabuhanan, dan permintaan terhadap berbagai layanan jasa maritim yang terus menguat.
Pertumbuhan pendapatan tersebut, juga berhasil mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) untuk periode berjalan.
Di tengah peningkatan aktivitas bisnis, manajemen PJM tetap mampu menjaga pengeluaran operasional, agar berada dalam koridor anggaran.
Hingga Juli 2026, realisasi beban usaha tercatat sebesar 98 persen dari anggaran yang telah dialokasikan.
Kondisi tersebut, menunjukkan pengendalian biaya di lingkungan perusahaan semakin terukur.
Peningkatan volume kegiatan usaha, dapat diimbangi dengan disiplin dalam mengelola beban operasional.
Kombinasi pertumbuhan pendapatan dan efisiensi biaya, kemudian memberikan dampak terhadap peningkatan profitabilitas perusahaan.
PT Pelindo Jasa Maritim mencatat laba usaha sebesar 120 persen, dari target RKAP periode berjalan pada 2026.
Penguatan kinerja tersebut, juga tercermin dari sejumlah indikator profitabilitas.
Marjin EBITDA yang sebelumnya berada di angka 14 persen, meningkat menjadi 17 persen.
Tidak hanya itu, marjin laba bersih terhadap pendapatan juga mengalami peningkatan signifikan.
Dari sebelumnya 4,8 persen pada periode yang sama tahun lalu, angka tersebut naik menjadi 9,2 persen pada 2026.
Perbaikan sejumlah indikator tersebut, menunjukkan adanya penguatan fundamental operasional PJM dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick, mengatakan capaian tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir 2026.
Menurutnya, peningkatan pendapatan yang konsisten, struktur biaya yang semakin efisien, serta pertumbuhan laba menjadi hasil dari berbagai upaya perbaikan operasional, dan pengendalian biaya yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Dengan tren pertumbuhan pendapatan yang terus terjaga, struktur biaya yang semakin efisien, serta laba yang berhasil meningkat tajam di seluruh lini, manajemen PJM stand alone optimistis dapat mempertahankan dan bahkan memperkuat momentum kinerja positif ini hingga penutupan tahun buku 2026,” ujar Tubagus Patrick.
Ia menambahkan, perusahaan akan terus melakukan pembenahan di berbagai lini bisnis, guna menjaga efisiensi sekaligus memastikan pertumbuhan usaha dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Langkah tersebut, mencakup penguatan operasional, optimalisasi pengelolaan biaya serta peningkatan kualitas layanan jasa maritim, untuk menjawab kebutuhan aktivitas kepelabuhanan yang terus berkembang.
Dengan capaian hingga Juli 2026, PJM optimistis mampu mempertahankan tren positif kinerja perusahaan sampai akhir tahun.
Pertumbuhan pendapatan, efisiensi beban dan peningkatan profitabilitas menjadi indikator utama dalam menjaga kesehatan fundamental perusahaan.
“Berbagai upaya perbaikan operasional dan pengendalian biaya akan terus kami lakukan secara berkesinambungan di seluruh lini bisnis perusahaan,” pungkasnya.
Penulis: Andi Isnar
Sumber: Humas PT. PJM













