![]()
SANGATTA, literasikaltim.com – Potensi jalur petualangan alam Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kembali mendapat perhatian melalui penyelenggaraan Fun Adventure Sangatta 2 Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Folder Ilham Maulana, Sangatta, Sabtu (7/11/2026), diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah, termasuk komunitas luar Kalimantan Timur.
Besarnya jumlah peserta menunjukkan bahwa, kegiatan olahraga otomotif berbasis petualangan tersebut memiliki daya tarik tersendiri.
Selain menjadi wadah bagi penghobi off-road, untuk menguji kemampuan melintasi medan menantang, agenda ini sekaligus membuka kesempatan memperkenalkan karakteristik alam Kutim, kepada masyarakat yang lebih luas.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyambut positif penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurutnya, Fun Adventure Sangatta dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi daerah, khususnya untuk memperkenalkan jalur-jalur alam yang memiliki tantangan tersendiri bagi para penggemar kegiatan petualangan.
Ia berharap, kehadiran peserta dari berbagai wilayah mampu memberikan pengalaman langsung mengenai potensi alam yang dimiliki Kutim.
Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan ruang bagi komunitas untuk menyalurkan hobi, tetapi juga memperluas pengenalan daerah melalui aktivitas olahraga dan wisata petualangan.

“Mudah-mudahan dengan Arena Fun Adventure Sangatta kedua ini kita mampu untuk mengenalkan kembali di Kutai Timur, terutama jalur-jalur yang cukup menantang bagi para peserta yang ada di sini. Saya sampaikan selamat menikmati alam-alam yang ada di sini,” ujar Ardiansyah.
Jangkauan peserta tahun ini juga menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah. Komunitas yang hadir tidak hanya berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur, tetapi juga datang dari Kalimantan Selatan, Sulawesi hingga Pulau Jawa.
Ardiansyah menyebut, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut telah melampaui angka 1.000 orang.
Bahkan, masih terdapat sejumlah pengunjung yang ikut meramaikan kegiatan tanpa tercatat dalam pendaftaran resmi.
Peningkatan partisipasi dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya, dinilai menjadi perkembangan positif.
Kehadiran peserta lintas provinsi memperlihatkan bahwa, kegiatan petualangan di Sangatta mulai menarik minat komunitas yang lebih luas, sekaligus memberikan peluang bagi Kutim untuk semakin dikenal melalui agenda olahraga alam terbuka.
“Jumlahnya lebih dari 1.000 orang, meskipun ada beberapa yang tidak mendaftar. Ini menjadi kebanggaan bagi kita karena tahun ini pesertanya cukup meningkat dibandingkan tahun lalu. Selain dari Kalimantan Timur, ada juga yang datang dari Kalimantan Selatan, bahkan dari Jawa dan Sulawesi,” ungkapnya.
Di balik tingginya antusiasme tersebut, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian.
Lintasan yang memiliki tingkat kesulitan berbeda membutuhkan keterampilan dan kesiapan dari setiap peserta.
Ardiansyah menilai para pengendara yang mengikuti kegiatan semacam ini umumnya sudah memahami karakter medan petualangan.
Meski demikian, pengalaman menjelajahi jalur ekstrem tidak boleh membuat peserta mengabaikan faktor keamanan.
Ia mengingatkan seluruh rider, agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan selama mengikuti rangkaian kegiatan.
“Saya kira ekstrem maupun tidak ekstrem, mereka sudah memahami karena merupakan peserta yang terbiasa beraktivitas di alam seperti ini. Intinya, tetap jaga keselamatan,” pungkasnya.
Penulis: Andi Isnar












