DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

Hadiri Upacara HUT ke-81 RI di IKN, Viktor Yuan: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Persatuan dan Karya Nyata.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com – Anggota DPRD Kota Samarinda H. Viktor Yuan, S.H., M.H., menghadiri undangan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Senin (17/8/2026).

Kehadiran Viktor Yuan dalam upacara peringatan kemerdekaan tersebut, menjadi bagian dari komitmennya sebagai wakil rakyat, untuk turut memperingati momentum bersejarah, sekaligus melihat secara langsung perkembangan IKN sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia.

Upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI di IKN, berlangsung dalam suasana khidmat dan menjadi salah satu momentum penting bagi Kalimantan Timur.

Peringatan kemerdekaan tahun ini, memiliki makna tersendiri karena IKN terus dipersiapkan sebagai bagian penting dari arah pembangunan Nasional.

Viktor Yuan mengatakan, peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan, sekaligus memperkuat tekad seluruh elemen bangsa dalam mengisi kemerdekaan.

“Bagi kita, kemerdekaan bukan hanya untuk diperingati, tetapi harus diisi dengan karya, pengabdian dan kontribusi nyata, dan sebagai masyarakat Kalimantan Timur, kita memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga persatuan dan mendukung pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Viktor Yuan.

Menurut dia, pelaksanaan upacara di IKN juga memberikan pesan penting mengenai posisi strategis Kalimantan Timur, dalam perjalanan pembangunan Indonesia.

Kehadiran IKN di Benua Etam membawa peluang, sekaligus tanggung jawab besar bagi masyarakat daerah, untuk beradaptasi dan mengambil peran dalam pembangunan Nasional.

Viktor menilai keberadaan IKN harus memberikan dampak positif bagi masyarakat Kalimantan Timur, termasuk masyarakat Kota Samarinda yang memiliki kedekatan secara geografis maupun ekonomi dengan kawasan IKN.

“IKN tidak boleh dipandang hanya sebagai pembangunan kawasan Pemerintahan. Di dalamnya ada harapan, agar pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan peluang usaha juga dirasakan masyarakat Kalimantan Timur,” katanya.

Sebagai anggota DPRD Kota Samarinda, Viktor juga menekankan pentingnya menjaga hubungan dan sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta masyarakat.

Menurutnya, pembangunan IKN akan berjalan optimal apabila seluruh pihak memiliki visi yang sama dan mampu membangun kolaborasi.

Ia menyebut, Samarinda memiliki posisi penting sebagai salah satu kota penyangga IKN.

Karena itu, pembangunan ibu kota baru perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan publik dan perekonomian di Kota Samarinda.

“Pembangunan IKN tentu harus memberikan efek positif bagi daerah sekitar. Samarinda sebagai salah satu kota penyangga harus mampu mempersiapkan diri, baik dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia maupun sektor ekonomi. Ini menjadi kesempatan besar yang harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Momentum HUT ke-81 RI, lanjut Viktor, juga menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Kalimantan Timur memiliki masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang suku, budaya dan daerah, namun seluruhnya memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia mengajak, masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang dapat memecah persatuan.

Perbedaan pandangan, kata dia, merupakan bagian dari kehidupan demokrasi, tetapi harus disikapi dengan kedewasaan dan tetap mengedepankan kepentingan bangsa serta daerah.

“Perbedaan adalah sesuatu yang wajar. Yang terpenting adalah bagaimana Kita tetap menjaga persatuan dan tidak memberikan ruang bagi provokasi maupun informasi yang dapat memecah belah masyarakat,” jelasnya.

“Semangat kemerdekaan harus menjadi energi untuk terus bersatu dan membangun,” tegasnya.

Viktor juga memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terlibat, dalam pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di IKN.

Menurutnya, momentum tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan IKN tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun semangat kebangsaan dan optimisme terhadap masa depan Indonesia.

Ia berharap pula dengan semangat kemerdekaan, dapat diterjemahkan melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, penguatan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja serta pembangunan yang berkelanjutan.

“Momentum 17 Agustus, harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa, tugas generasi sekarang adalah melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan cara masing-masing,” ungkapnya.

“Dan, Kita isi kemerdekaan dengan kerja keras, menjaga persatuan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memastikan pembangunan memberikan manfaat yang luas,” pungkasnya.

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *