DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

EO Kaltive Konsisten Hadirkan Event Religi, Bunda Rika ARkresna Dorong Generasi Muda Cintai Seni Islami Lewat Lomba Habsy.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com – Di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat, ruang-ruang kreatif bernuansa religi, menjadi salah satu sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman kepada generasi muda.

Melalui lantunan shalawat dan irama tabuhan rebana, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak hanya diwariskan, tetapi juga dirayakan dalam semangat kebersamaan.

Berangkat dari semangat tersebut, Event Organizer Kaltive kembali menggelar perlombaan Habsy, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pada 5 Juni 2026.

Kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai kalangan, dengan kategori Sekolah Dasar (SD) serta SMP/SMA dan umum.

Ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi, menambah wawasan keagamaan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan generasi muda melalui seni Islami yang telah menjadi bagian dari tradisi masyarakat.

Narasumber sekaligus sosok yang selama ini mendampingi penyelenggaraan lomba, Bunda Rika ARkresna, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap perlombaan Habsy yang digelar Kaltive, terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Menurutnya, sejak Event Organizer Kaltive pertama kali menyelenggarakan kegiatan tersebut, jumlah peserta yang berpartisipasi selalu menunjukkan respons yang positif.

Bahkan, setiap pelaksanaan lomba mampu menghadirkan sekitar 15 hingga 18 grup Habsy dari berbagai kategori.

“Sejak event Kaltive pertama kali digelar, antusias peserta untuk mengikuti lomba Habsy sangat luar biasa, dan setiap penyelenggaraan, rata-rata ada sekitar 15 sampai 18 grup yang ikut berpartisipasi, baik dari kategori SD maupun SMP, SMA hingga umum,” ujar Bunda Rika ARkresna, saat di wawancarai melalui telepon selulernya, Rabu (10/6/2026).

Ia menilai, tingginya minat peserta menjadi bukti bahwa seni Habsy masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat, khususnya generasi muda.

Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif, yang mampu menjadi media dakwah sekaligus pembinaan karakter.

Bunda Rika menambahkan, perlombaan Habsy bukan sekadar mencari juara, melainkan menjadi wadah untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap nilai-nilai Islam, melatih kekompakan, disiplin, serta membangun semangat kebersamaan di antara para peserta.

Secara tidak langsung, kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga dan melestarikan seni budaya Islam, yang telah berkembang di tengah masyarakat.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik mendalami seni Habsy dan menjadikannya sebagai bagian dari aktivitas positif.

Event Organizer Kaltive berharap, penyelenggaraan lomba Habsy dapat terus menjadi agenda rutin, yang mampu melahirkan bibit-bibit muda berbakat di bidang seni Islami, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kota Samarinda.

“Kami berharap kegiatan ini terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkarya, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kecintaan terhadap Islam melalui seni Habsy.

“Semoga semangat ini terus tumbuh dan dapat menginspirasi lebih banyak anak-anak dan remaja, untuk aktif dalam kegiatan keagamaan,” pungkas Bunda Rika ARkresna.

Penulis: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *