DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

Ancaman Karhutla Mengintai, H Mugeni Minta Seluruh Jajaran ABPEDNAS Bergerak serta Ajak Kades dan BPD Se-Kaltim Jadi Garda Terdepan Cegah Karhutla.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

H Mugeni: Pencegahan Karhutla Harus Dimulai dari Desa dan Partisipasi Masyarakat.

SAMARINDA, literasikaltim.com – Ketua DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kalimantan Timur (Kaltim), H. Mugeni, mengimbau seluruh jajaran ABPEDNAS di daerah untuk mengambil peran aktif membantu masyarakat, dalam mengantisipasi dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Imbauan tersebut, ditujukan kepada seluruh DPC ABPEDNAS se-Kaltim, para kepala desa, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh wilayah Kaltim.

H. Mugeni meminta seluruh unsur Pemerintahan dan kelembagaan Desa, meningkatkan kepedulian terhadap potensi karhutla, khususnya di tengah kondisi cuaca yang rawan memicu kebakaran.

Menurut Mugeni, pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran.

Masyarakat dan seluruh unsur yang berada di tingkat Desa juga memiliki peran penting karena berada paling dekat dengan wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran ABPEDNAS Kaltim bersama Kepala Desa dan anggota BPD, dapat membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

“Kami mengimbau seluruh DPC ABPEDNAS se-Kaltim, kepala desa dan anggota BPD untuk bersama-sama membantu masyarakat mengantisipasi dan mencegah kebakaran hutan dan lahan,” ujar H. Mugeni, melalui telepon selulernya ke media ini, Senin (31/8/2026) malam.

Ia menekankan pentingnya partisipasi seluruh jajaran ABPEDNAS Kaltim, dalam upaya pencegahan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan organisasi di tingkat Desa diharapkan dapat memperkuat koordinasi, sekaligus mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan potensi maupun indikasi kebakaran.

H. Mugeni juga mendorong seluruh jajaran ABPEDNAS yang berada di lapangan, untuk menjalankan peran masing-masing sesuai tugas dan tanggung jawab.

Kehadiran unsur kelembagaan Desa, dinilai penting untuk membantu masyarakat menghadapi ancaman karhutla secara bersama-sama.

Selain melakukan pencegahan, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

Langkah cepat di tingkat awal diperlukan, agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, DPC ABPEDNAS di setiap daerah diminta terus berkoordinasi dengan Kepala Desa, anggota BPD dan masyarakat.

Sinergi tersebut, diharapkan dapat membangun kesadaran bersama bahwa, pencegahan karhutla harus dimulai dari lingkungan masing-masing.

H. Mugeni menegaskan bahwa seluruh jajaran ABPEDNAS Kaltim siap mengambil bagian dalam membantu masyarakat menghadapi potensi karhutla.

Ia berharap, partisipasi aktif seluruh unsur organisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah Desa di Kaltim.

“Kami berharap seluruh jajaran ABPEDNAS Kaltim, DPC di seluruh Kabupaten dan Kota, bersama Kepala Desa serta anggota BPD dapat melaksanakan tugasnya di lapangan, dan ikut membantu masyarakat dalam mengantisipasi serta mencegah karhutla,” ungkapnya..

“Atas partisipasi semuanya, Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih,” pungkasnya.

Penulis: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *