![]()
SAMARINDA, literasikaltim.com – Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Samarinda mematangkan persiapan pelaksanaan rangkaian Safari Ramadan melalui gladi bersih yang digelar di Hall GOR Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, Minggu (15/3/2026) sore.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 Wita atau selepas Salat Asar tersebut menjadi tahapan akhir sebelum pelaksanaan acara puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (16/3/2026).
Agenda utama yang akan digelar meliputi buka puasa bersama, arisan KKSS dan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), serta pelantikan dan pengukuhan pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KKSS tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda.
Ketua BPD KKSS Kota Samarinda, H. Muslimin, mengatakan secara umum persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 90 persen.
Gladi bersih dilaksanakan, untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar, termasuk pengaturan teknis di lokasi kegiatan.

“Persiapan sudah sekitar 90 persen, dan Gladi ini untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana, mulai dari pengaturan tempat, alur acara hingga kesiapan konsumsi bagi para peserta,” ujarnya.
Menurutnya, panitia menyiapkan konsumsi bagi sekitar 1.400 orang di luar tamu undangan VIP yang diperkirakan turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Sementara kapasitas Hall GOR Segiri, diperkirakan mampu menampung sekitar 1.000 orang jika menggunakan pola duduk di lantai.
Untuk mengantisipasi jumlah peserta yang lebih banyak, panitia menyiapkan tambahan kursi agar seluruh undangan dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman.

“Untuk konsumsi kita siapkan sekitar 1.400 porsi di luar VIP. Kapasitas ruangan sekitar 1.000 orang jika duduk di lantai, sehingga kita siapkan tambahan kursi agar semuanya bisa tertampung dengan baik,” jelas Muslimin.
Ia juga menyebutkan sejumlah tokoh penting dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wali Kota Samarinda bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolresta Samarinda, unsur TNI, Kejaksaan, hingga Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kehadiran para tokoh tersebut, diharapkan dapat memperkuat hubungan antara organisasi masyarakat KKSS dengan Pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan di daerah.
Sementara itu, Sekretaris BPD KKSS Kota Samarinda, Sabir Ibrahim, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang digagas oleh BPD KKSS Kota Samarinda.

Ia menyebutkan puncak kegiatan akan diisi dengan buka puasa bersama, yang diperkirakan diikuti ratusan hingga lebih dari seribu peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Selain itu, agenda penting lainnya adalah pelantikan dan pengukuhan pengurus LBH KKSS baik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur maupun Kota Samarinda.
Menurut Sabir, lembaga bantuan hukum tersebut sebenarnya telah lama ada, namun kepengurusannya telah berakhir sehingga perlu dibentuk dan dikukuhkan kembali.
“LBH ini sebenarnya sudah ada sejak puluhan tahun lalu, baik di tingkat Provinsi maupun Kota. Namun kepengurusannya sudah berakhir, bahkan ketua di tingkat provinsi sudah almarhum,” jelasnya
“Karena itu, sekarang dibentuk kembali dan akan dikukuhkan baik oleh BPP, provinsi maupun BPD Kota Samarinda,” sambungnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga akan menggelar arisan KKSS yang disebut sebagai putaran terakhir atau “goncangan terakhir”, serta arisan Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Kota Samarinda yang dilaksanakan dalam suasana silaturahmi Ramadan.
Tidak hanya itu, sebelum pelaksanaan buka puasa bersama, kegiatan juga akan diisi dengan penyerahan santunan kepada sekitar 200 anak yatim piatu.
Santunan tersebut rencananya akan diserahkan oleh Wali Kota Samarinda, atau perwakilan Pemerintah Kota Samarinda, sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Setelah berbuka puasa dan melaksanakan Salat Magrib berjamaah, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan Salat Isya dan Tarawih berjamaah bersama seluruh peserta yang hadir.
Melalui kegiatan ini, BPD KKSS Kota Samarinda berharap momentum Ramadan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi warga Sulawesi Selatan di perantauan, serta memperkokoh sinergi antara organisasi masyarakat dengan Pemerintah dan berbagai elemen masyarakat di Kota Samarinda.
Penulis: Andi Isnar













