Diskominfo Kutim

Restiel Samarinda Seberang Siap Gelar Festival Mattedu Shubuh 2026, 44 Tim Sudah Mendaftar.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

H. Andi Saharuddin SH.MH Sebut Festival Mattedu Shubuh Perkuat Silaturahmi Warga Samarinda Seberang.

SAMARINDA, literasikaltim.com — Organisasi kepemudaan Restiel Samarinda Seberang berencana menggelar Festival Mattedu Shubuh 2026, sebagai bagian dari kegiatan memeriahkan bulan suci Ramadan sekaligus mempererat silaturahmi antara warga.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 Maret 2026, mulai pukul 21.00 WITA hingga menjelang waktu Subuh.

Ketua Panitia Festival Mattedu Shubuh 2026, Kaisar Fajri, mengatakan bahwa saat ini panitia tengah melakukan rapat pematangan, untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar pada hari pelaksanaan.

Menurutnya, festival ini akan menampilkan kegiatan beduk sahur atau pergerakan sahur, yang bertujuan menyemarakkan suasana Ramadan sekaligus menjadi ajang kreativitas bagi generasi muda.

“Rapat malam ini merupakan pematangan acara untuk festival Mattedu Shubuh 2026, di hari pelaksanaan nanti kegiatan dimulai sekitar pukul sembilan malam hingga menjelang Subuh,” ujarnya, saat di wawancarai awak media di sela kegiatan rapat persiapan pelaksanaan kegiatan festival Mattedu Shubuh 2026 di kediaman H. Andi Saharuddin SH.MH, Samarinda Seberang, Selasa (10/3/2026) malam.

Kaisar menjelaskan, kegiatan tersebut sebenarnya telah lama menjadi agenda yang diharapkan rutin setiap tahun oleh para pemuda.

Namun, pelaksanaannya sempat terhenti beberapa tahun terakhir akibat pandemi Covid-19 dan keterbatasan persiapan.

“Tahun ini, Kami mencoba menghidupkan kembali kegiatan tersebut agar bisa menjadi agenda rutin, dan saat ini sudah ada 44 tim peserta yang mendaftarkan diri untuk mengikuti festival,” katanya.

Pendaftaran peserta dilakukan melalui media sosial, dan mendapat respons cukup baik dari masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

Kaisar menambahkan, tujuan utama penyelenggaraan festival ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat hubungan antarwarga serta meningkatkan kreativitas generasi muda.

“Tujuan kegiatan ini, untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kreativitas anak-anak muda, khususnya generasi sekarang,” jelasnya.

Panitia juga memastikan bahwa, berbagai persyaratan administrasi dan perizinan, termasuk izin keramaian, telah dipersiapkan sesuai ketentuan.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari tokoh masyarakat sekaligus pembina Restiel, H. Andi Saharuddin SH.MH yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda serta Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Samarinda.

Ia menilai kegiatan seperti Festival Mattedu Shubuh sangat positif, karena mampu mengarahkan generasi muda pada aktivitas yang bermanfaat.

“Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memeriahkan Ramadan, sekaligus menghindarkan anak-anak kita dari kegiatan negatif seperti penyalahgunaan narkoba atau balap liar,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa, Restiel merupakan organisasi kepemudaan yang sudah berdiri sejak tahun 1990-an.

Nama Restiel sendiri merupakan singkatan dari “Remaja Selera Tinggi Ekonomi Lemah”, yang menggambarkan semangat berkarya meski dengan keterbatasan.

Menurut H. Andi Saharuddin, organisasi tersebut telah mengalami regenerasi, hingga beberapa generasi dan tetap konsisten menggelar kegiatan positif bagi masyarakat.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan, sehingga generasi muda yang sekarang memimpin nantinya dapat melahirkan pemimpin berikutnya,” katanya.

Ketua Restiel Samarinda Seberang, Surya, menyatakan pihaknya sangat mendukung inisiatif para pemuda dalam menyelenggarakan festival tersebut.

Ia menilai kegiatan ini, dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan kreativitas ke arah yang positif.

“Daripada anak-anak terlibat pergaulan yang tidak baik, lebih baik kita dukung kegiatan positif seperti ini,” tuturnya.

“Harapannya kegiatan ini, berjalan lancar dan bisa melahirkan kegiatan lain yang bermanfaat,” ujarnya.

Surya juga menyebutkan bahwa, Restiel sempat vakum beberapa waktu karena kesibukan para pengurus senior, namun kini kembali diaktifkan dengan semangat regenerasi kepemudaan.

Sementara itu, Ketua RT 12 Kelurahan Masjid, Hendra, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas para pemuda tersebut.

Ia menilai, festival ini dapat mempererat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena dapat mempererat silaturahmi antarwarga,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan panitia agar tetap mengutamakan aspek keamanan dan ketertiban, mengingat sebagian rute kegiatan berada di jalan utama yang merupakan jalur lalu lintas penting.

Selain itu, panitia juga diminta menjaga kebersihan lingkungan selama dan setelah kegiatan berlangsung.

“Kami berharap keamanan menjadi prioritas dan kebersihan tetap dijaga agar lingkungan tetap kondusif,” ujarnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, Festival Mattedu Shubuh 2026 diharapkan dapat berlangsung lancar serta menjadi momentum kebangkitan kembali kegiatan kepemudaan yang positif di Samarinda Seberang.

Penulis: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0878-8345-4028

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *