Diskominfo Kutim

BEPRO Kaltim Dukung Pembinaan Santri Tahfidz, Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani di Samarinda.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com — Perkumpulan profesional muda Beyond Profesional (BEPRO) Kalimantan Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur’an, melalui kegiatan buka puasa bersama (bukber) santri tahfidz yang digelar di Gedung Tahfidz PPPA Daarul Qur’an, Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WITA tersebut diisi dengan berbagai rangkaian agenda keagamaan.

Mulai dari tadarus Al-Qur’an, khataman santri tahfidz, penyampaian tausiyah, buka puasa bersama, hingga sholat Magrib berjamaah.

Acara ini dihadiri para santri tahfidz dari program pembibitan penghafal Al-Qur’an, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus BEPRO Kalimantan Timur.

Ketua Umum BEPRO Kaltim, M. Sayfi’i, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata organisasi yang dipimpinnya, terhadap pengembangan generasi muda yang memiliki kecintaan kuat terhadap Al-Qur’an.

Menurutnya, program pembibitan penghafal Al-Qur’an merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan umat, karena tidak hanya melahirkan generasi yang kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki karakter dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat.

“Program pembibitan penghafal Al-Qur’an adalah investasi besar bagi masa depan umat, dan Kami berharap dari kegiatan seperti ini akan lahir generasi Qur’ani, yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak dan integritas yang baik di tengah masyarakat,” ujar Sayfi’i.

Ia menambahkan, sebagai organisasi yang mewadahi kalangan profesional muda, BEPRO memiliki tanggung jawab moral untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, maupun keagamaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut juga, dimanfaatkan sebagai momentum mempererat hubungan antar berbagai elemen masyarakat.

Wakil Ketua I BEPRO Kaltim, Arianto, menyampaikan bahwa buka puasa bersama ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara santri, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan yang ada di Kalimantan Timur.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, serta mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mendapat dukungan luas dari masyarakat. Pembinaan generasi penghafal Al-Qur’an merupakan bagian penting dari upaya membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” turup Arianto.

Melalui kegiatan tersebut, BEPRO Kaltim juga mendorong terbangunnya sinergi antara lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen pemuda dalam mendukung lahirnya generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun bangsa.

BEPRO sendiri merupakan perkumpulan profesional muda Indonesia yang berfokus pada penguatan jaringan kolaborasi, kepemimpinan, serta kontribusi sosial dalam berbagai bidang untuk mendukung pembangunan masyarakat.

REDAKSI.*

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0878-8345-4028

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *