![]()
SANGATTA, literasikaltim.com – Membawa nama Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam ajang olahraga tingkat provinsi menjadi tanggung jawab yang harus dijalankan seluruh anggota kontingen.
Karena itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengingatkan para atlet agar tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjaga sikap dan kehormatan daerah selama mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026.
Pesan tersebut disampaikan Ardiansyah, saat memimpin pelepasan kontingen Kutim di Alun-alun Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (4/11/2026).
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya membangun mental bertanding yang kuat, menjaga kedisiplinan, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas ketika berhadapan dengan atlet dari daerah lain.
Menurutnya, kemenangan harus diperoleh melalui proses pertandingan yang benar.
Kemampuan atlet dalam menghormati lawan dan menaati ketentuan pertandingan, juga menjadi bagian dari sikap profesional yang harus diperlihatkan ketika berada di arena kompetisi.
Ardiansyah secara khusus, meminta para peserta tidak mudah menyerah ketika menghadapi persaingan.
Setiap atlet diharapkan tampil dengan keyakinan dan kesungguhan, sekaligus menunjukkan bahwa Kutim memiliki insan olahraga yang mampu bersaing secara terhormat.
“Bertandinglah dengan penuh keyakinan, disiplin, dan pantang menyerah. Raihlah kemenangan dengan cara yang terhormat, junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, serta patuhi aturan pertandingan,” pesan Ardiansyah.
Selain memberikan perhatian kepada atlet, Bupati juga mengingatkan jajaran manajer, pelatih, dan pengurus kontingen mengenai tanggung jawab dalam mengelola pembiayaan.
Penggunaan anggaran harus dilakukan secara cermat, efektif, serta sesuai kebutuhan agar dukungan terhadap peserta tidak meleset dari sasaran.
Ia menilai pemenuhan kebutuhan atlet perlu menjadi perhatian selama kompetisi berlangsung.
Ketersediaan dukungan yang memadai, diharapkan membantu peserta mempertahankan konsentrasi dan mempersiapkan diri menghadapi setiap pertandingan.
Ardiansyah juga mengingatkan bahwa, kontingen Kutim tidak hanya membawa kepentingan olahraga, tetapi turut merepresentasikan daerah di hadapan masyarakat Kalimantan Timur.
Oleh sebab itu, perilaku seluruh anggota rombongan perlu mencerminkan kedisiplinan dan sikap saling menghargai.
“Kalian membawa harapan dan kebanggaan masyarakat Kutai Timur. Berangkatlah dengan semangat dan keyakinan, tunjukkan bahwa atlet-atlet Kutai Timur adalah insan olahraga yang tangguh,” ujarnya.
Pada Porprov VIII Kaltim 2026, Kutim memberangkatkan kontingen dengan total kekuatan 1.561 personel, termasuk 1.014 atlet yang telah lolos keabsahan. Rombongan tersebut diperkuat pelatih, ofisial, manajer, tenaga teknis, serta panitia pendukung.
Pelepasan kontingen turut dihadiri Ketua DPRD Kutim Jimmi, Wakil Ketua II DPRD Kutim Prayunita Utami, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KONI Kutim Rudi Hartono, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Basuki Isnawan, jajaran perangkat daerah, pimpinan perusahaan, serta tokoh olahraga dan masyarakat.
Ardiansyah berharap, seluruh anggota kontingen mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan memperlihatkan kemampuan terbaik, tetap menjunjung etika pertandingan, dan membawa nama Kutim secara terhormat di tingkat provinsi.
“Junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, serta patuhi aturan pertandingan. Tunjukkan bahwa atlet-atlet Kutai Timur adalah insan olahraga yang tangguh,” pungkasnya.
Penulis: Andi Isnar












