![]()
KUTIM, literasikaltim.com – Stadion Kudungga, Sangatta, akan menjadi tempat masyarakat Kutai Timur (Kutim) memberikan dukungan langsung kepada Persikutim United dalam menghadapi kompetisi Liga Nusantara 2026.
Kehadiran suporter di stadion, diharapkan menjadi penyemangat bagi skuad kebanggaan masyarakat Kutim saat menjalani pertandingan kandang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim, Basuki Isnawan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut meramaikan pertandingan Persikutim United.
Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah pertandingan kandang merupakan momentum bagi masyarakat, untuk menunjukkan dukungan terhadap perkembangan sepak bola daerah.
Basuki menyampaikan, Stadion Kudungga telah mendapatkan kesempatan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Liga Nusantara, dengan sistem pertandingan kandang dan tandang.
Dari total pertandingan yang dijalani Persikutim United, tujuh laga dijadwalkan berlangsung di stadion tersebut.
Ia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan itu dengan hadir langsung menyaksikan pertandingan, sekaligus memberikan dukungan moral kepada para pemain.
“Pada akhir Oktober nanti, kita semua bisa berbondong-bondong ke Stadion Kudungga untuk bisa memberikan dukungan yang hebat kepada tim kita,” ujar Basuki saat menyampaikan sambutan dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), Jumat (2/9/2026).
Selain menjadi ajang kompetisi, keikutsertaan Persikutim United juga dinilai membuka peluang bagi Kutim, untuk semakin dikenal melalui dunia olahraga.
Sebab, tim berjuluk kebanggaan daerah tersebut akan berhadapan dengan sejumlah klub dari berbagai wilayah di Indonesia.
Basuki berharap, penyelenggaraan pertandingan di Stadion Kudungga dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan potensi, dan identitas Kabupaten Kutai Timur kepada masyarakat luas.
“Mudah-mudahan inilah salah satu cara untuk kita bisa mengangkat Kutai Timur, memperkenalkan Kutai Timur di kancah nasional,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum sekaligus Manajer Persikutim United, Pandi Widiarto, mengungkapkan bahwa timnya terus menjalani persiapan menjelang bergulirnya kompetisi.
Para pemain telah berkumpul dan mengikuti program latihan, selama hampir dua pekan untuk membangun kesiapan tim.
Menurut Pandi, Liga Nusantara 2026 akan berlangsung sekitar empat bulan dengan sistem kompetisi home-away.
Persikutim United dijadwalkan memainkan 14 pertandingan, terdiri dari tujuh laga kandang dan tujuh laga tandang.
“Kompetisinya kurang lebih sekitar empat bulan. Ada 14 pertandingan, tujuh pertandingan dimainkan di Stadion Kudungga dan tujuh pertandingan dimainkan di luar,” jelas Pandi.
Dalam kompetisi tersebut, Persikutim United tergabung di Grup C bersama Persekap Pasuruan, Pasuruan United, Persipani Paniai, Perseden Denpasar, dan PS Ngada.
Persaingan di grup ini, akan mempertemukan Persikutim dengan klub-klub, dari sejumlah daerah di Indonesia.
Pandi juga menjelaskan bahwa, komposisi skuad Persikutim United dibangun melalui perpaduan pemain profesional dan talenta muda lokal.
Langkah itu, menjadi bagian dari upaya memberikan ruang kepada pemain daerah, untuk berkembang dan memperoleh pengalaman di kompetisi nasional.
Ia berharap, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membuka peluang lebih besar bagi putra daerah, untuk memperkuat Persikutim United pada masa mendatang.
“Kita mengambil pemain yang profesional dan beberapa kita kolaborasikan dengan pemain lokal, pemain muda potensial. Kita berharap ke depan tim ini bisa didominasi pemain lokal,” pungkasnya.
Penulis: Andi Isnar












