![]()
SAMARINDA, literasikaltim.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda memperingati Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, dengan menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan jajaran internal, serta menyentuh langsung aspek sosial kemasyarakatan.
Mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis,” peringatan tahun ini menjadi momentum bagi jajaran Kejari Samarinda, untuk memperkuat semangat pengabdian, soliditas dan kesiapan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda Irsahara Bara Mantio, S.H., M.H., melalui wawancara pesan WhatsApp kepada media ini, mengatakan rangkaian peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 telah diisi dengan sejumlah agenda.
Salah satunya, melalui anjangsana dan bakti sosial kepada para purnawirawan Kejaksaan, atau purnaja serta kunjungan ke panti asuhan.
Kegiatan ini, menjadi bentuk kepedulian sekaligus penghormatan kepada para pendahulu, yang pernah mengabdikan diri di lingkungan Kejaksaan.
Selain kegiatan sosial, suasana peringatan juga diwarnai berbagai kegiatan kebersamaan antar pegawai.
Sejumlah perlombaan digelar, mulai dari padel antar pegawai, domino, senam bersama, paduan suara hingga lomba menyanyi.
Rangkaian kegiatan tersebut, tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan Hari Lahir Kejaksaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dan membangun kekompakan di antara jajaran Kejari Samarinda.
“Rangkaian kegiatannya antara lain anjangsana dan bakti sosial ke purnaja atau purnawirawan Kejaksaan dan panti asuhan,” terangnya, saat di wawancarai media ini melalui pesan WhatsApp, Rabu (2/9/2026) malam.
“Kemudian ada lomba-lomba untuk memeriahkan hari lahir, antara lain lomba padel antar pegawai, lomba domino, senam bersama, lomba paduan suara serta lomba nyanyi,” kata Irsahara.

Ziarah ke TMP hingga Syukuran
Sebagai bagian dari rangkaian penghormatan kepada para pendahulu bangsa, jajaran Kejari Samarinda juga melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Pahlawan, Samarinda.
Ziarah tersebut, menjadi pengingat bagi insan Adhyaksa mengenai nilai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, dalam membangun bangsa dan negara.
Sementara puncak peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 dilaksanakan pada Rabu (2/9/2026).
Kegiatan diawali dengan upacara, yang digelar di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim).

Setelah upacara, jajaran Kejari Samarinda melanjutkan kegiatan dengan syukuran dan pemotongan tumpeng di Kantor Kejari Samarinda.
Ada hal yang berbeda, dalam pelaksanaan upacara tahun ini.
Peserta tidak mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) formal, sebagaimana lazim digunakan dalam upacara besar Kejaksaan, melainkan menggunakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL).
Menurut Irsahara, pilihan penggunaan PDL tersebut memiliki makna filosofis yang berkaitan dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi institusi Kejaksaan saat ini.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Samarinda Haedar, S.H., M.H., menjelaskan, PDL merupakan simbol kesiapan dan kesiapsiagaan insan Adhyaksa, dalam menghadapi berbagai situasi serta tuntutan tugas.
“Pilihan ini bukan sekadar perubahan seragam, dan PDL yang Kita kenakan hari ini, melambangkan kesiapan dan kesiapsiagaan insan Adhyaksa dalam menghadapi setiap keadaan,” jelas Kajari Samarinda sebagaimana disampaikan Irsahara ke media ini.
“Kita harus selalu siap hadir dan bekerja kapan pun negara dan masyarakat membutuhkan,” sambung Kajari Samarinda.
Pemaknaan tersebut, sejalan dengan tema Hari Lahir Kejaksaan ke-81 yang menempatkan pemulihan kepercayaan publik, sebagai salah satu fokus utama melalui penegakan hukum yang berintegritas, adil dan humanis.
Irsahara menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, sekaligus membangun semangat baru bagi jajaran Kejari Samarinda, agar semakin siap menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Peringatan Hari Lahir Kejaksaan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, menjaga kekompakan dan meningkatkan kesiapan seluruh insan Adhyaksa dalam menjalankan tugas untuk negara dan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Andi Isnar













