DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

Samarinda Jadi Panggung Domino Nasional, 1.536 Pemain Berebut Piala Wali Kota Cup 2026 dan Tiket ke Jakarta.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com – Persiapan pelaksanaan Samarinda Domino Turnamen Series 4 Road to Liga Pro, terus dimatangkan panitia. Memasuki awal September 2026, progres persiapan disebut telah mencapai sekitar 70 persen, untuk menyambut kompetisi yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 September 2026, di GOR Segiri Samarinda.

Turnamen tersebut, diproyeksikan menjadi salah satu ajang domino berskala Nasional, yang mempertemukan ratusan pasangan pemain dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebanyak 768 pasang atau 1.536 pemain, dijadwalkan ambil bagian dalam perebutan Piala Wali Kota Cup Samarinda 2026.

Selain menjadi arena persaingan antarpemain, kompetisi ini juga menjadi bagian dari perjalanan menuju kompetisi domino pada level Nasional.

Para peserta, akan berupaya menunjukkan kemampuan terbaik untuk mendapatkan peluang melanjutkan langkah ke rangkaian pertandingan berikutnya.

Sekretaris Panitia Samarinda Domino Turnamen Series 4 Road to Liga Pro, Arief Kaseng, mengatakan persiapan terus dilakukan secara bertahap, mulai dari kebutuhan pertandingan, penataan lokasi hingga berbagai fasilitas pendukung.

“Persiapan panitia saat ini sudah sekitar 70 persen. Kami terus melakukan pematangan, baik dari sisi teknis pertandingan, venue, maupun kebutuhan pendukung lainnya,” ujar Arief, melalui pesan WhatsApp ke media ini, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, kesiapan venue menjadi salah satu perhatian utama, karena jumlah peserta yang cukup besar membutuhkan pengaturan pertandingan dan fasilitas yang terukur.

Panitia juga berupaya memastikan pelaksanaan selama dua hari tersebut, dapat berlangsung tertib sehingga peserta maupun pengunjung merasa nyaman.

Peserta Berdatangan dari Berbagai Wilayah Indonesia.

Skala turnamen tergambar dari sebaran daerah asal peserta, yang telah melakukan pendaftaran.

Berdasarkan data sementara panitia, pemain yang akan hadir berasal dari berbagai Provinsi serta Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Peserta tercatat datang dari Aceh, Bali, Banten, Bengkulu, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan hingga Sumatera Utara.

Kehadiran peserta dari lintas wilayah tersebut, memperlihatkan bahwa perkembangan olahraga domino tidak lagi terbatas pada komunitas di daerah tertentu.

Samarinda kini, menjadi salah satu titik pertemuan pemain dari berbagai penjuru Nusantara.

Arief menyebut tingginya jumlah dan sebaran peserta, menjadi sinyal positif bagi penyelenggaraan turnamen domino di Samarinda.

“Peserta yang terdata saat ini berasal dari banyak Provinsi dan Kabupaten/Kota. Ini menunjukkan bahwa antusiasme terhadap turnamen domino semakin besar dan Samarinda mendapat kepercayaan menjadi salah satu wilayah penyelenggaraan,” katanya.

UMKM Ikut Dilibatkan.

Tidak hanya berfokus pada pertandingan, panitia juga menyiapkan ruang bagi pelaku usaha lokal.

Area UMKM akan ditempatkan di kawasan parkir GOR Segiri Samarinda, selama kegiatan berlangsung.

Konsep tersebut, diharapkan dapat membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas masyarakat, peserta, pendamping dan pengunjung yang hadir selama turnamen.

Bagi Samarinda, momentum tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari upaya menggerakkan sektor ekonomi masyarakat, melalui kegiatan olahraga dan komunitas yang menghadirkan peserta dari luar daerah.

“Kami ingin kegiatan ini bukan hanya menjadi pertandingan domino. Kami juga berharap ada dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM yang akan berjualan di sekitar kawasan GOR Segiri,” ujar Arief.

Bagian dari Rangkaian Menuju Series 8 Jakarta.

Samarinda Domino Turnamen Series 4 Road to Liga Pro merupakan bagian dari rangkaian kompetisi domino, yang diselenggarakan PB PORDI bersama HGI di sejumlah wilayah Indonesia.

Rangkaian kompetisi tersebut, menjadi jalur bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman, sekaligus kesempatan melangkah ke tahapan kompetisi berikutnya.

Salah satu tujuan rangkaian tersebut, adalah Series 8 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.

Pemenang dari event Samarinda, nantinya berkesempatan mendapatkan undangan untuk tampil pada Series 8.

Karena itu, persaingan di GOR Segiri tidak hanya menyangkut perebutan gelar juara dan Piala Wali Kota Cup Samarinda 2026, tetapi juga peluang menembus panggung kompetisi yang lebih tinggi.

Bagi peserta, kesempatan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk tampil maksimal.

Sementara bagi Samarinda, penyelenggaraan turnamen berskala nasional menjadi kesempatan, untuk memperkenalkan kota sebagai salah satu daerah, yang mampu menjadi tuan rumah kegiatan olahraga komunitas dengan peserta lintas Provinsi.

Panitia kini memasuki tahap akhir persiapan, dengan memprioritaskan berbagai kebutuhan teknis dan pendukung.

Seluruh aspek penyelenggaraan diharapkan, dapat dirampungkan sebelum ribuan pemain dan pendamping mulai berdatangan ke Samarinda.

Dengan target 768 pasangan peserta, Samarinda Domino Turnamen Series 4 Road to Liga Pro diprediksi akan menghadirkan persaingan ketat, selama dua hari.

GOR Segiri Samarinda pun bersiap menjadi arena adu strategi para pemain domino, dari berbagai penjuru Indonesia sekaligus menjadi pintu menuju kompetisi Series 8 di Jakarta.

“Persiapan terus Kami kebut, agar seluruh kebutuhan dapat selesai sebelum pelaksanaan,” tuturnya.

“Kami berharap turnamen berjalan lancar, tertib dan memberikan pengalaman yang baik bagi seluruh peserta sekaligus membawa manfaat bagi masyarakat Samarinda,” pungkasnya.

Penulis: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *