DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

Astra Motor Kaltim 2 Bagikan Tips Pentingnya Pemeriksaan Filter Udara Motor di Musim Kemarau.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com – Masuki musim kemarau dan cuaca panas yang terjadi di Kalimantan khususnya di area Kalimantan Timur (Kaltim), tentu menjadi satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat sekitar.

Dikondisi cuaca panas, masyarakat yang tetap melakukan aktivitas terlebih yang menggunakan sepeda motor, tentunya perlu untuk menjaga kondisi sepeda motor agar tetap dalam keadaan prima.

Salah satu komponen, yang perlu diperhatikan terlebih ketika dimusim kemarau adalah filter udara.

Filter udara memiliki peran fundamental, dalam sistem pembakaran mesin.

Komponen ini, bertugas menyaring partikel debu dan kotoran sebelum udara memasuki ruang bakar.

Selama musim kemarau, volume partikel debu di jalanan meningkat secara drastis, menyebabkan filter udara bekerja lebih ekstra dan menjadi kotor dalam waktu yang lebih singkat.

“Tanpa filter udara yang bersih, aliran udara ke ruang bakar akan terhambat. Hal ini akan mengakibatkan campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak ideal” ungkap Ignatius Nindyatama selaku Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2.

a. Penyebab Filter Udara Cepat Kotor.

Beberapa kondisi yang membuat filter udara lebih cepat kotor selama musim kemarau antara lain:

  1. Permukaan jalan yang kering memudahkan debu beterbangan dan terhisap ke area intake udara motor.
  2. Aktivitas harian di area padat seperti jalan ramai, lokasi proyek konstruksi, pinggir jalan berpasir, atau jalur yang banyak dilalui kendaraan besar memiliki risiko lebih tinggi terhadap penumpukan debu pada filter udara.
  3. Intensitas penggunaan motor yang tinggi membuat motor lebih sering terpapar debu.

b. Tanda-Tanda Filter Udara Mulai Kotor.

Beberapa gejala yang jadi petunjuk filter udara perlu mendapat pemeriksaan antara lain; tarikan motor terasa berat dan kurang responsif, konsumsi bahan bakar lebih boros, tenaga mesin berkurang terutama saat menanjak atau berboncengan, serta suara mesin terdengar lebih kasar.

c. Dampak Pengabaian Pemeriksaan Filter Udara.

Mengabaikan kondisi filter udara tidak hanya membuat motor terasa kurang nyaman, tetapi juga menimbulkan dampak jangka panjang seperti penurunan performa mesin akibat suplai udara terhambat, pemborosan bahan bakar, ruang bakar yang lebih cepat kotor, potensi pemendekan usia komponen mesin, serta berkurangnya kenyamanan berkendara untuk penggunaan harian.

“Pemeriksaan filter udara secara berkala adalah langkah sederhana namun efektif untuk menjaga motor tetap irit, responsif, dan nyaman digunakan” tambah Nindya.

“Idealnya, pemeriksaan filter udara dilakukan saat servis berkala di AHASS setiap 18.000 kilometer sesuai jadwal perawatan motor Honda,” jelasnya.

“Namun, pada musim kemarau atau jika motor sering digunakan di area berdebu, pemeriksaan dapat dilakukan lebih sering,” katanya.

“Dan, Teknisi AHASS akan memeriksa kondisi filter udara, membersihkannya jika masih memungkinkan, atau menyarankan penggantian apabila kondisinya sudah tidak layak pakai” tutupnya.

REDAKSI.

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *