![]()
BALIKPAPAN, literasikaltim.com – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola lingkungan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan operasional pelabuhan yang berkelanjutan, produktif, dan bertanggung jawab.
Berbagai program pengelolaan lingkungan terus dijalankan secara konsisten, untuk memastikan seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan perusahaan menempatkan pengelolaan lingkungan sebagai salah satu pilar utama, dalam mendukung keberlangsungan operasional pelabuhan.
Komitmen tersebut, diwujudkan melalui pemenuhan seluruh kewajiban lingkungan, peningkatan sistem pengelolaan, hingga penguatan koordinasi dengan instansi terkait.
Menurut Enriany, sejak diterbitkannya Surat Keputusan Penegakan Hukum (SK Gakkum), perusahaan telah melakukan berbagai langkah tindak lanjut secara bertahap.
Langkah tersebut, meliputi penyampaian dokumen pendukung, koordinasi intensif dengan instansi yang berwenang, serta pemenuhan berbagai persyaratan administratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan, KKT senantiasa menghormati setiap mekanisme hukum dan administrasi yang tengah berjalan.
Perusahaan juga terus mendukung proses verifikasi dengan menyampaikan data, dokumen, maupun informasi yang dibutuhkan hingga seluruh tahapan administrasi dapat diselesaikan sesuai prosedur.
“Kami menghormati seluruh mekanisme yang berlaku. Fokus Kami saat ini adalah memastikan seluruh persyaratan yang diminta instansi terkait telah dipenuhi dan terus mendukung proses verifikasi yang dilakukan oleh instansi berwenang,” ujar Enriany melalui keterangan tertulis ke media ini, Selasa (21/7/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses administrasi tersebut melibatkan tahapan verifikasi oleh instansi yang memiliki kewenangan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Karena itu, perusahaan terus mengikuti setiap prosedur yang telah ditetapkan dan berharap seluruh proses dapat berjalan dengan baik.
“Kami berharap seluruh proses administrasi dapat diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku, dan Kami akan terus berkoordinasi dengan menyajikan seluruh data dan dokumen yang diperlukan sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan,” katanya.
Di tengah proses tersebut, PT KKT tetap menjalankan berbagai program pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari aktivitas operasional perusahaan sehari-hari.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan, adalah meningkatkan efisiensi energi melalui optimalisasi penggunaan peralatan berbasis listrik di kawasan terminal.
Program tersebut, diterapkan secara bertahap guna mendukung operasional yang lebih efisien, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan bahan bakar fosil, sehingga mampu menekan dampak lingkungan dalam jangka panjang.
Selain efisiensi energi, perusahaan juga terus memperkuat sistem pengelolaan limbah domestik maupun limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).
Seluruh proses penanganan limbah, dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar memenuhi standar pengelolaan lingkungan.
KKT juga secara rutin melaksanakan pemantauan kualitas air laut, air limbah, emisi udara, serta tingkat kebisingan di kawasan operasional pelabuhan.
Langkah tersebut, dilakukan sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan untuk memastikan seluruh aktivitas perusahaan tetap berada dalam baku mutu lingkungan yang telah ditetapkan Pemerintah.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas kawasan pelabuhan, perusahaan juga melaksanakan berbagai program penghijauan melalui penanaman pohon, penambahan ruang terbuka hijau, hingga pembenahan sistem drainase agar kawasan operasional menjadi lebih nyaman, tertata, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut, tidak hanya difokuskan pada lingkungan internal perusahaan.
PT KKT turut melibatkan masyarakat melalui berbagai program edukasi dan pemberdayaan lingkungan, seperti sosialisasi pengelolaan sampah, kegiatan penanaman pohon bersama warga, serta berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurut Enriany, pengelolaan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis perusahaan, dalam mendukung keberlanjutan operasional pelabuhan.
“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan perusahaan berjalan selaras dengan upaya menjaga lingkungan. Oleh karena itu, evaluasi, pembenahan, dan peningkatan terhadap program pengelolaan lingkungan akan terus dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Selain penguatan program di lapangan, KKT juga terus mengembangkan digitalisasi pengelolaan dokumen lingkungan.
Sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan akurasi data, mempermudah proses pemantauan, mempercepat pelaporan, sekaligus mendukung evaluasi yang lebih efektif dan transparan.
Melalui berbagai inovasi dan penyempurnaan yang dilakukan secara berkelanjutan, PT Kaltim Kariangau Terminal optimistis mampu menghadirkan operasional pelabuhan yang semakin produktif, bertanggung jawab, serta selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa pengelolaan lingkungan merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, Kami akan terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas Enriany Muis.
Penulis: Andi Isnar
Sumber: Humas PT KKT Balikpapan












