![]()
SAMARINDA, literasikaltim.com — Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPD ABPEDNAS) Kalimantan Timur (Kaltim), mulai memantapkan arah organisasi pasca pelantikan kepengurusan periode 2026–2031.
Konsolidasi awal ditandai dengan rapat perdana pengurus inti, yang digelar di Sekretariat DPD ABPEDNAS Kaltim, Gedung LBAK, Samarinda.
Sebelumnya, kepengurusan DPD ABPEDNAS Kaltim resmi dilantik oleh Jaksa Agung Muda Intelijen RI, Reda Manthovani, di Gedung Kemenko III, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada 12 Februari 2026.
Pelantikan tersebut, menjadi momentum awal penguatan organisasi yang menaungi anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di daerah.
ABPEDNAS sendiri merupakan wadah nasional bagi BPD yang berfungsi menyalurkan aspirasi serta memperkuat peran pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa.
Dalam rapat perdana, pengurus membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penyusunan program kerja periode 2026–2031, persiapan Rapat Kerja (Raker), hingga rencana Rapat Koordinasi (Rakor) dengan tujuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kalimantan Timur.

Selain itu, kondisi keuangan organisasi juga dipaparkan sebagai bagian dari transparansi internal, serta berbagai hal teknis lainnya guna memastikan program berjalan efektif.
Wakil Ketua IV DPD ABPEDNAS Kaltim, H. Sapta Wijaya, menegaskan bahwa program prioritas ke depan akan difokuskan pada peningkatan kapasitas Desa dan penguatan pengawasan.
“Program yang paling menonjol adalah pelatihan kepala-kepala desa di IKN, sesuai kebutuhan dan permintaan dari daerah,” ujarnya, saat di wawancarai media ini di sela kegiatan rapat tersebut, Sabtu (25/4/2026) sore.
Ia menambahkan, ABPEDNAS juga akan mengawal sejumlah program strategis nasional seperti Jaga Desa dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Selain pengawasan, Kita juga memastikan program MBG berjalan dengan baik di desa,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPD ABPEDNAS Kaltim, Samson, yang berada di luar daerah, turut memberikan penegasan penting, terkait semangat pengurus dalam menjalankan organisasi.
“Mantap dan luar biasa para pejuang pengurus DPD ABPEDNAS. Ini rapat perdana dan kita segera menjadikan BPD yang aktif dalam perjuangan bersama,” ujarnya melalui pesan WhatsApp ke media ini.
Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mempersiapkan pelantikan DPC ABPEDNAS di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan dukungan pemerintah daerah.
“Kita persiapkan dalam waktu dekat pelantikan DPC Kukar atas dukungan Bupati, dan saat ini sedang dipersiapkan anggaran, termasuk seragam untuk 1.257 anggota BPD, dan saya juga sedang menyiapkan ID card,” jelasnya.
Samson menambahkan, pengurus DPD yang aktif sesuai Surat Keputusan (SK) akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk penguatan struktur organisasi.
“Setelah pelantikan Kukar, kita akan mantapkan kabupaten lain. Saat ini tinggal tiga kabupaten lagi, dan kita harus kompak mempersiapkan anggaran DPD Kaltim ke depan,” katanya.
DPD ABPEDNAS Kaltim juga menargetkan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah dalam waktu dekat, sebagai tindak lanjut dari rapat perdana ini.
Dengan konsolidasi yang terus diperkuat, organisasi diharapkan mampu menjalankan fungsi strategis BPD sebagai mitra Pemerintah Desa sekaligus pengawas kebijakan pembangunan di tingkat Desa.
“Harapan Kita, ABPEDNAS berjalan lancar, solid, dan seluruh pengurus kompak agar program dapat terlaksana dengan baik,” pungkas Samson.
Penulis: Andi Isnar













