![]()
BALIKPAPAN, literasikaltim.com — PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) memasuki babak baru kepemimpinan setelah Kalbar Yanto resmi diangkat sebagai Direktur Utama, menggantikan Enriany Muis.
Pergantian manajemen ini, diharapkan menjaga kesinambungan operasional sekaligus memperkuat layanan kepelabuhanan dan arus logistik di Kalimantan Timur.
Selain posisi direktur utama, perubahan juga terjadi pada jabatan Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia (SDM) dan Manajemen Risiko yang kini dipercayakan kepada Elisa Ade.
Pergantian ini, menjadi momentum bagi perusahaan untuk melanjutkan program yang telah berjalan, memperkuat kinerja operasional, serta menjaga hubungan dengan pengguna jasa dan berbagai pemangku kepentingan di sektor kepelabuhanan.
Kalbar Yanto menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut, dengan melanjutkan hal-hal positif yang telah dibangun oleh manajemen sebelumnya.
Ia menilai, keberlangsungan operasional terminal membutuhkan kerja sama yang kuat antara perusahaan, pengguna jasa, asosiasi, instansi Pemerintah, dan seluruh pihak terkait.
“Saya siap memberikan yang terbaik yang bisa saya berikan untuk PT KKT, sesuai harapan dari para mitra kerja,” ujar Kalbar Yanto, Jumat (9/10/2026).
Ia juga meminta dukungan serta masukan dari seluruh pemangku kepentingan, agar kegiatan operasional perusahaan dapat berjalan lancar di tengah dinamika industri kepelabuhanan, dan kebutuhan rantai pasok yang terus berkembang.
“Untuk itu, dengan penuh kerendahan hati, saya mohon arahan, dukungan, serta bimbingan dari seluruh stakeholder dan rekan-rekan asosiasi penyedia jasa kepelabuhanan,” ungkapnya.
Menurut Kalbar, komunikasi dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan terminal.
Sinergi ini, diperlukan agar perusahaan dapat merespons kebutuhan pengguna jasa sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang di Kalimantan Timur.
Kalbar Yanto, telah memiliki pengalaman panjang di industri kepelabuhanan.
Perjalanan kariernya diawali melalui pendidikan pelayaran dan pengalaman berlayar bersama Djakarta Lloyd, sebelum melanjutkan karier di lingkungan Pelindo.
Pengalamannya, mencakup sejumlah posisi strategis di berbagai wilayah Indonesia.
Ia pernah menjabat sebagai General Manager di Kendari, memimpin Terminal Petikemas Bitung, serta menjadi Direktur Operasi dan Teknik di Terminal Teluk Lamong, Surabaya.
Kariernya, kemudian berlanjut sebagai Direktur Operasi PT Pelabuhan Tanjung Priok.
Sebelum dipercaya memimpin PT KKT, Kalbar menjabat sebagai General Manager Pelindo Regional 2 Pontianak, dengan cakupan pengelolaan sejumlah pelabuhan strategis, termasuk Terminal Kijing.
Pengalaman lintas wilayah dan jabatan ini, menjadi bekal dalam memahami pengelolaan operasional terminal, pelayanan pengguna jasa, serta dinamika logistik dan kepelabuhanan.
Dengan latar belakang tersebut, kepemimpinan Kalbar diharapkan dapat melanjutkan pengembangan perusahaan, menjaga efisiensi operasional, dan memperkuat koordinasi dengan para mitra kerja.
Namun, arah pengembangan dan program prioritas manajemen baru tetap memerlukan penyesuaian dengan kebutuhan perusahaan, serta kondisi industri kepelabuhanan ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Kalbar Yanto juga menyampaikan penghargaan kepada Enriany Muis atas kontribusi dan kepemimpinannya, selama menjabat sebagai Direktur Utama PT KKT.
Ia mengungkapkan bahwa, Enriany bukan hanya bagian dari perjalanan perusahaan, tetapi juga sosok yang dihormati dan memberikan pengaruh dalam perjalanan karier profesionalnya.
“Selamat menikmati perjalanan selanjutnya untuk Ibu Enri. Beliau merupakan sosok yang saya hormati dan menjadi salah satu mentor dalam perjalanan karier Saya, dan Saya yakin beliau akan terus berkarya dan memberikan kontribusi di berbagai kesempatan,” ujar Kalbar.
Apresiasi tersebut, mencerminkan penghormatan terhadap kepemimpinan sebelumnya, sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan dalam menjalankan perusahaan.
Pergantian direksi menjadi bagian dari dinamika organisasi yang membutuhkan koordinasi antar manajemen, agar program dan pelayanan yang telah berjalan tetap terjaga.
Ke depan, PT KKT diharapkan terus memperkuat kualitas pelayanan terminal dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Peran perusahaan dalam mendukung aktivitas kepelabuhanan, menjadi penting bagi kelancaran arus barang dan rantai pasok di Kalimantan Timur.
Dukungan pengguna jasa, asosiasi, instansi pemerintah, serta seluruh karyawan juga menjadi faktor yang diperlukan, untuk menjaga operasional perusahaan tetap berjalan sesuai kebutuhan sektor logistik.
Kalbar menegaskan bahwa, kepemimpinan baru membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, agar perusahaan dapat melanjutkan kinerja dan menghadapi perkembangan industri secara bersama-sama.
Ia berharap, komunikasi yang terbuka dan sinergi dengan para mitra dapat terus terpelihara, sehingga PT KKT mampu memberikan pelayanan kepelabuhanan yang mendukung konektivitas logistik serta aktivitas ekonomi daerah.
“Dengan dukungan, arahan, dan kerja sama seluruh stakeholder, Kami berharap dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun dan terus memberikan kontribusi bagi pelayanan kepelabuhanan serta kelancaran logistik di Kalimantan Timur,” pungkasnya.
Penulis: Andi Isnar
Sumber: Humas PT KKT












