DPRD Samarinda Diskominfo Kutim

Rp35 Juta Diperebutkan! Turnamen Futsal SMK Medika Samarinda Siap Digelar Oktober.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com – SMK Medika Samarinda kembali menggelar turnamen futsal tahunan, yang mempertemukan tim pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kalimantan Timur (Kaltim).

Turnamen Futsal SMK Medika Samarinda 2026, dijadwalkan berlangsung pada 9–15 Oktober 2026.

Kepala SMK Medika Samarinda, Musmuliadi, mengatakan turnamen tersebut merupakan agenda rutin yang digelar sebagai bagian dari pembinaan olahraga futsal pelajar.

Peserta yang dapat mengikuti kompetisi ini meliputi tim SD, SMP putra dan putri, SMA/MA, serta SMK putra dan putri.

Antusiasme peserta disebut tidak hanya berasal dari Samarinda, tetapi juga sejumlah daerah di Kaltim.

“Peminatnya ada dari Bontang, Sangatta, Balikpapan, Penajam, Tanah Grogot, dan Kutai Kartanegara. Biasanya juga ada dari Mahakam Ulu dan Kutai Barat,” ujar Musmuliadi, saat di wawancarai awak media, Jum’at (2/9/2026).

Menurutnya, jumlah peserta hingga saat ini sudah cukup banyak dan masih terbuka kemungkinan bertambah.

Panitia menjadwalkan technical meeting pada 8 Oktober 2026, di Samarinda Square.

Musmuliadi menyebut jumlah peserta pada turnamen sebelumnya, dapat mencapai sekitar 200 tim.

Dengan durasi pertandingan sekitar tujuh hari, kompetisi juga memungkinkan penambahan waktu pelaksanaan hingga dua hari apabila jumlah peserta meningkat.

“Biasanya sampai technical meeting itu bisa tembus 200 tim. Pertandingannya dimulai sekitar pukul 08.00 sampai 22.00 atau 23.00 Wita,” katanya.

Seluruh pertandingan akan dipusatkan di GOR SMK Medika Samarinda, yang berlokasi di Jalan Padat Karya Nomor 46, Bengkuring, Samarinda.

Sebagai tuan rumah, SMK Medika Samarinda akan menurunkan tujuh tim. Rinciannya enam tim putra dan satu tim putri.

Dari sisi hadiah, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp35 juta.

Selain juara pertama hingga ketiga, panitia juga memberikan penghargaan kepada tim yang menempati posisi keempat.

Musmuliadi mengatakan pemberian penghargaan, hingga posisi keempat menjadi bentuk apresiasi terhadap perjuangan seluruh peserta, terutama tim yang mampu mencapai babak semifinal.

“Untuk tembus semifinal saya yakin memang sangat berat, karena pesertanya banyak. Jadi kami memberikan penghargaan sampai juara empat,” jelasnya.

Ia menegaskan, penyelenggaraan turnamen tidak semata-mata mengejar kompetisi dan prestasi.

Ajang tersebut juga, menjadi ruang evaluasi bagi atlet maupun tim setelah menjalani latihan secara rutin.

“Anak-anak bisa melihat dan mengevaluasi timnya, seberapa jauh progres selama latihan. Ketika kalah, berarti ada hal-hal yang harus diperbaiki. Kalau menang dan juara, bagaimana mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi,” ungkapnya.

Pembinaan ini, diharapkan dapat mendorong lahirnya atlet-atlet futsal pelajar yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

SMK Medika Samarinda juga menargetkan kembali, meraih prestasi pada kompetisi futsal tingkat SMA dan SMK hingga berkesempatan tampil di tingkat Nasional.

“Kami berharap Medika bisa kembali mendapatkan juara sehingga nantinya bisa lolos kembali ke tingkat nasional seperti tahun-tahun sebelumnya,” tutur Musmuliadi.

Adapun biaya pendaftaran peserta berbeda berdasarkan jenjang, yakni untuk kategori SD sebesar Rp350 ribu, SMP Rp400 ribu, SMA/SMK putra Rp450 ribu, sedangkan kategori SMA putri sebesar Rp350 ribu.

Dalam pelaksanaannya, SMK Medika Samarinda juga menjalin kerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim.

Kerja sama ini, diarahkan untuk mendukung pembinaan futsal pelajar di daerah.

“Kami ingin pembinaan futsal Medika ini, juga berada dalam naungan pembinaan Dispora Kaltim,” pungkas Musmuliadi.

Penulis: Ira Rosalina

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *