Diskominfo Kutim

Sering Menarik Gas Saat Mengerem di Tanjakan? Simak Dampak Buruknya bagi Kendaraan.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com – Topografi jalanan kota Samarinda yang cenderung bervariasi dengan tipe jalan datar, tanjakan, turunan bahkan tikungan tajam tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara sepeda motor. 

Kondisi medan yang ekstrem,  ditambah rute perjalanan yang jauh menuntut kesiapan prima, baik dari sisi fisik pengendara maupun performa komponen kendaraan.

Cara berkendara yang baik akan memberikan dampak kepada keawetan komponen sepeda motor, sedangkan cara berkendara yang kurang baik akan mengakibatkan komponen sepeda motor menjadi lebih cepat waktu maintenancenya.

“Salah satu kebiasaan yang kurang baik yang berdampak pada beberapa komponen sepeda motor,  adalah Saat berada di tanjakan, sebagian pengendara menahan motor agar tidak mundur dengan cara tetap menarik gas sambil menekan rem,” ungkap Ignatius Nindyatama selaku Technical Service Manager Astra Motor Kalimantan Timur 2.

“Meskipun terlihat membantu, kebiasaan ini justru bisa merugikan sepeda motor Anda dan berisiko terhadap keselamatan,” tambah Nindya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, bahwa ketika gas ditarik tetapi rem masih menahan roda, mesin tetap menghasilkan tenaga, namun tertahan oleh rem. 

Akibatnya, beberapa komponen bekerja lebih keras dari seharusnya sehingga beberapa komponen pada motor matic akan terdampak seperti,

o Kampas kopling cepat aus karena terus bergesekan

o CVT cepat panas (overheat)

o Tarikan motor jadi kurang responsif

o Konsumsi bahan bakar lebih boros

o Sedangkan untuk motor manual atau kopling akan berdampak pada komponen seperti,

o Kampas kopling cepat habis (terutama saat setengah kopling terlalu lama)

o Mesin dan kopling cepat panas

o Performa motor menurun

o Risiko motor meloncat saat rem dilepas

Oleh karena itu, sangat di sarankan untuk menggunakan rem saja, untuk menahan posisi motor ketika berada di tanjakan, baru setelah itu ketika akan berjalan kembali lepaskan rem, kemudian menarik gas secara perlahan. 

Menarik gas saat mengerem di tanjakan, bukan cara yang tepat.

Selain mempercepat kerusakan komponen, juga meningkatkan risiko kecelakaan. 

Gunakan teknik berkendara yang benar agar motor Honda tetap awet, irit, dan aman digunakan.

Servis secara teratur di AHASS terdekat sesuai jadwal perawatan berkala, agar motor tetap dalam performa terbaiknya.(IRA)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *