Diskominfo Kutim

ABPEDNAS Kaltim Perkuat Langkah Organisasi, Siapkan Kolaborasi dan Program Desa.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

Mugeni: ABPEDNAS Harus Amanah dan Jadi Wadah Perjuangan BPD di Kaltim.

SAMARINDA, literasikaltim.com – ABPEDNAS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat konsolidasi internal organisasi, melalui rapat pembahasan sejumlah agenda strategis, yang berkaitan dengan penataan kepengurusan, penyelesaian persoalan internal, hingga rencana pengembangan program kerja organisasi ke depan.

Dalam rapat yang digelar jajaran pengurus tersebut, salah satu poin utama yang dibahas yakni perapian dan revisi Surat Keputusan (SK) kepengurusan sebelumnya, agar struktur organisasi lebih tertata serta sesuai dengan kebutuhan organisasi saat ini.

Ketua ABPEDNAS Kaltim, H. Mugeni menjelaskan, penataan struktur kepengurusan menjadi langkah penting, untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus memastikan seluruh program berjalan lebih terarah.

Selain itu, rapat juga membahas persoalan dana KPC, yang sebelumnya sempat menjadi perhatian internal organisasi.

Dalam pembahasan tersebut, ditegaskan bahwa permasalahan dana dimaksud telah dinyatakan selesai atau clear, setelah adanya klarifikasi resmi dari pihak KPC yang diperkuat dengan bukti video klarifikasi.

“Dengan adanya penjelasan resmi tersebut, maka persoalan itu Kami anggap sudah selesai, sehingga tidak perlu lagi menjadi polemik berkepanjangan,” ujar Mugeni.

Rapat turut membahas permasalahan terkait DPC yang dipimpin Saudara Yanes Pasaribu. Dalam penjelasan rapat disebutkan bahwa, sebelumnya SK diterbitkan langsung oleh pusat lantaran DPD ABPEDNAS Kaltim saat itu belum terbentuk.

Sementara DPC yang dinyatakan sah saat ini, merupakan hasil penunjukan oleh Bupati melalui DPD ABPEDNAS Kaltim.

Di sisi lain, pengurus juga menyusun rencana kegiatan roadshow ke Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi organisasi di daerah.

Pengurus maupun anggota yang ingin terlibat dalam kegiatan tersebut, diharapkan dapat berkontribusi bersama mendukung kebutuhan operasional selama kegiatan berlangsung.

Dalam forum tersebut, Ketua dan Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Kaltim juga menekankan pentingnya penyelesaian cepat terhadap persoalan-persoalan kecil di internal organisasi, agar tidak berkembang menjadi konflik yang berkepanjangan.

Setelah struktur kepengurusan nantinya dinyatakan sah dan final, ABPEDNAS Kaltim juga berencana membangun komunikasi dan pembinaan dengan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji yang disebut sebagai pembina organisasi.

Rapat tersebut, turut menyoroti pentingnya ketersediaan anggaran operasional organisasi dalam setiap kegiatan dan pertemuan.

Hal itu dilakukan, agar aktivitas organisasi tidak lagi bergantung pada dana pribadi Ketua ABPEDNAS Kaltim.

Selain agenda internal, rapat juga membahas rencana kerja sama bersama Desa Bersatu yang nantinya akan dijalankan atas nama organisasi ABPEDNAS, bukan atas nama pribadi.

Masukan dari sejumlah peserta rapat juga menjadi perhatian pengurus, dan salah satunya disampaikan Nasrullah yang mengusulkan, agar dilakukan kunjungan serta perkenalan ke desa-desa di seluruh Kaltim, guna memperkenalkan keberadaan ABPEDNAS kepada masyarakat dan perangkat Desa.

Menanggapi usulan tersebut, Mugeni menyampaikan bahwa sekitar 800 Desa di Kaltim, pada prinsipnya siap untuk dikunjungi.

Namun saat ini prioritas utama organisasi adalah mendorong seluruh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), agar bergabung dalam ABPEDNAS.

Ia juga menegaskan bahwa, seluruh kegiatan organisasi harus dijalankan secara amanah, menjaga nama baik organisasi, dan tidak melakukan pungutan liar dalam bentuk apa pun.

Dalam kesempatan itu, Mugeni turut menyinggung persoalan terkait KSB, yang disebut terjadi akibat miskomunikasi internal.

Ia berharap persoalan tersebut, dapat diselesaikan secara baik demi kemajuan organisasi ke depan.

Sementara itu, Andin dari pihak konsultan dan kontraktor menawarkan peluang kerja sama pelaksanaan penempatan KDKMP, di berbagai wilayah Indonesia.

Program tersebut disebut membuka peluang pekerjaan pembangunan KDKMP dengan kuota 1 hingga 100 titik, untuk perusahaan berbentuk PT serta 1 hingga 50 titik untuk CV.

Di akhir rapat, Sekretaris DPD ABPEDNAS Kaltim Samson menyampaikan bahwa, pertemuan tersebut, merupakan ajang silaturahmi antarpengurus dan anggota organisasi.

Sedangkan pembahasan yang lebih teknis dan mendalam, akan dijadwalkan kembali dalam agenda rapat berikutnya.

Ketua ABPEDNAS Kaltim H. Mugeni berharap seluruh pengurus dan anggota dapat terus menjaga kekompakan organisasi, serta bersama-sama membangun komunikasi yang baik demi kemajuan ABPEDNAS di Kaltim.

“Kami ingin ABPEDNAS menjadi organisasi yang solid, amanah, dan benar-benar hadir untuk memperjuangkan kepentingan desa serta anggota BPD di seluruh Kaltim,” pungkasnya.

Penulis: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0822 2777 3286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *