![]()
SANGATTA, literasikaltim.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas suksesnya Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025.
Dalam laporan resmi penutupan, ia menekankan bahwa keberhasilan acara tidak terlepas dari kerja kolektif berbagai pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan acara selama tiga hari.
Menurut Mulyono, festival tahun ini bukan hanya agenda rutin tahunan, melainkan representasi semangat kebersamaan antara Pemerintah Daerah, masyarakat, serta pelaku seni tradisional yang terus berupaya menjaga warisan budaya Kutai Timur tetap hidup dan relevan.
Ia menyebut puluhan panitia, event organizer (EO), serta Bidang Kebudayaan telah bekerja tanpa henti untuk memastikan setiap rangkaian acara berjalan lancar.
“Ini semua terwujud karena kerja keras panitia dan dukungan penuh Pemkab Kutim. Tanpa itu, mustahil festival ini dapat berjalan sebagus ini,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa, keberhasilan festival menjadi bukti bahwa masyarakat Kutim memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya.
Antusiasme penonton yang selalu memenuhi arena sejak hari pertama, menjadi indikator kuat bahwa ruang budaya masih memiliki tempat penting di hati publik.
Selain memberikan apresiasi, Mulyono mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh agar penyelenggaraan festival pada tahun mendatang semakin berkualitas.
Evaluasi tersebut meliputi kurasi seni, tata panggung, manajemen pelaksanaan, hingga strategi publikasi agar festival mampu menjangkau audiens yang lebih luas.
“Festival budaya adalah aset. Kita tidak boleh puas. Tahun depan harus lebih baik,” ujarnya.
Mulyono berharap semangat kolaborasi tetap terjaga dan pelaku seni terus mendapatkan ruang ekspresi yang layak.
Menurutnya, keberlanjutan kebudayaan terletak pada kemampuan masyarakat dan pemerintah saling menguatkan peran dalam pelestarian tradisi.
“Dengan kebersamaan, saya yakin festival budaya Kutim akan terus tumbuh dan menjadi rujukan di Kalimantan Timur,” tandasnya. (Adv-Diskominfo Kutim/AI)













