![]()
SAMARINDA, literasikaltim.com – Usai resmi dilantik Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud pada Selasa (23/9/2025) pagi, Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Angela Idang Belawan dan Wakil Bupati Suhuk, S.E. menggelar acara ramah tamah bersama jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen warga Mahulu.
Acara berlangsung di Ballroom Kartanegara, Hotel Fugo Samarinda, pada malam harinya.
Dengan balutan nuansa budaya lokal, acara dimulai pukul 19.30 WITA melalui tarian persembahan khas Mahulu yang mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan.
Sejak awal, suasana penuh keakraban, persaudaraan, dan rasa syukur begitu terasa.
Dalam sambutannya, Angela menekankan bahwa momen ramah tamah bukan sekadar seremoni pascapelantikan, melainkan titik awal pengabdian nyata kepada seluruh masyarakat Mahulu.
“Pilkada bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi pendidikan politik bagi rakyat. Kini saatnya kita kembali bersatu, menanggalkan perbedaan, dan bergandengan tangan demi Mahulu. Kepemimpinan Kami adalah untuk semua, tanpa kecuali,” tegas Angela.
Angela juga menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, KPU, dan Bawaslu atas kelancaran pesta demokrasi Mahulu.
Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti kedewasaan politik masyarakat sekaligus pondasi kuat dalam melangkah ke depan.

Angela dan Suhuk memperkenalkan visi kepemimpinannya: “Mahulu Melaju – Merata, Maju, dan Berkelanjutan”. Visi ini diwujudkan melalui empat misi besar, yaitu:
- Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
- Penguatan infrastruktur dan konektivitas antar-kecamatan.
- Reformasi layanan publik berbasis digital.
- Peningkatan UMKM dan ketahanan pangan.
Sebagai langkah awal, Angela menegaskan komitmen pada program 100 hari kerja pertama, yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terluar, digitalisasi pelayanan publik, serta dukungan langsung bagi UMKM dan petani lokal.
“Kami ingin masyarakat segera merasakan perubahan. Bahwa Mahulu benar-benar melaju, bukan hanya slogan,” ujar Angela penuh keyakinan.
Sekretaris Daerah Mahulu, Stephanus Madang, dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya soliditas birokrasi.
Menurutnya, suksesnya visi misi bupati dan wakil bupati bergantung pada kesiapan perangkat daerah.
“Agenda 100 hari pertama ini bukan hanya milik pimpinan daerah, tapi tanggung jawab bersama seluruh birokrasi, dan Kita harus memastikan transisi berjalan mulus, bahkan melaju lebih cepat,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar program baru tetap melanjutkan pondasi pembangunan yang telah diletakkan pemimpin sebelumnya, Bupati Bonifasius Belawan Geh dan Wakil Bupati Yohanes Avun.
Acara ramah tamah ditutup dengan doa bersama dan seruan gotong royong membangun daerah.
Kehadiran para tokoh adat, tokoh agama, akademisi, pemuda, hingga perwakilan masyarakat dari berbagai kecamatan menjadi simbol kuat persatuan Mahulu.
Bagi Angela dan Suhuk, momentum ini bukan hanya pesta syukur, melainkan awal perjalanan lima tahun pengabdian dengan tekad menghadirkan Mahulu yang lebih maju, merata, dan berkelanjutan.
Penulis: Andi Isnar













