![]()
H. Andi Saharuddin: HMP Miliki Peran Strategis Sebagai Jembatan Kebersamaan Antara Warga Perantau.
SAMARINDA, literasikaltim.com — Semangat kekeluargaan dan konsolidasi warga perantau mewarnai pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) II Himpunan Masyarakat Parepare (HMP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar di Ballroom Hotel Aston Samarinda, Sabtu (14/2/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan warga asal Parepare yang bermukim di berbagai Kabupaten dan Kota di Kalimantan Timur.
Acara resmi dibuka Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kaltim, H. Alimuddin, yang menilai Muswil tidak sekadar agenda organisasi, melainkan ruang silaturahmi sekaligus refleksi perjalanan panjang paguyuban perantau Parepare di tanah rantau.
Sejak pagi, suasana forum terasa hangat dan penuh keakraban, dan para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diawali dengan sambutan, laporan panitia, serta pemaparan agenda strategis organisasi ke depan.
Dalam sambutannya, Alimuddin menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Muswil yang dinilainya tertata dan sarat makna.
Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah rangkaian penting sebelum Muswil digelar. Salah satunya Pra-Muswil melalui forum tudang sipulung, tradisi musyawarah khas Bugis yang menekankan nilai kebersamaan dan kesepakatan kolektif.
Selain itu, kegiatan juga dibingkai dialog publik memperingati 50 tahun KKSS, yang menurutnya mencerminkan kedewasaan organisasi dalam membangun komunikasi sebelum mengambil keputusan strategis.
Alimuddin menegaskan pentingnya tata kelola organisasi yang sehat, terutama dalam proses pemilihan kepemimpinan.
Ia berharap dinamika pemilihan yang pernah terjadi pada periode sebelumnya tidak terulang, melainkan dijadikan pembelajaran untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan organisasi di masa mendatang.
Pesan tersebut disambut serius peserta Muswil. Banyak yang menilai forum ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi momentum menjaga marwah serta soliditas warga KKSS di Kalimantan Timur.
Sementara itu, Ketua HMP Kaltim terpilih, Andi Saharuddin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tokoh masyarakat lintas etnis dan jajaran pengurus KKSS Kaltim.
Menurutnya, kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa HMP memiliki peran strategis sebagai jembatan kebersamaan antara warga perantau.
Ia menegaskan kepengurusan ke depan akan memprioritaskan konsolidasi internal, sekaligus memperluas kontribusi organisasi dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di daerah.
Fokus itu mencakup penguatan jaringan solidaritas warga, kegiatan sosial, serta kolaborasi lintas komunitas.
Muswil HMP kali ini tidak hanya menjadi forum formal organisasi, tetapi juga simbol persatuan warga Parepare di perantauan.
Semangat merawat akar budaya, memperkuat jaringan persaudaraan, dan menjaga keharmonisan di tanah rantau menjadi pesan utama yang mengemuka sepanjang kegiatan.
Penulis: Andi Isnar













