Diskominfo Kutim

Kampung Ramadhan Temindung 2026 Hadirkan Festival Terpadu, Bedug Sahur hingga Night Run Jadi Daya Tarik.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com — Festival religi dan ekonomi bertajuk Kampung Ramadhan Temindung (KRT) 2026 akan digelar pada 15 Februari hingga 11 Maret 2026 di kawasan eks Bandara Temindung, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan perdana festival Ramadhan terpadu di wilayah tersebut, dengan menghadirkan rangkaian program religi, pemberdayaan UMKM, gaya hidup halal, olahraga komunitas, hingga aksi sosial.

Ketua Panitia Pelaksana, Agung Gunawan Wibisono, mengatakan penyelenggaraan tahun ini dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor, agar masyarakat dapat merasakan suasana Ramadhan yang lebih bermakna.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bukan hanya hiburan, tetapi juga memperkuat nilai religi, kebersamaan, serta memberi ruang bagi UMKM untuk berkembang,” ujarnya.

Menurut Agung, rangkaian kegiatan diawali dengan soft opening berupa pembukaan tenant, aktivasi pembayaran digital QRIS, layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal, serta buka puasa bersama internal panitia dan tenant.

Ia menambahkan, tahap awal tersebut menjadi fondasi untuk memastikan seluruh layanan dan fasilitas siap sebelum puncak acara berlangsung.

Memasuki pekan pertama, panitia menggelar grand opening yang diisi pertunjukan musik Islami, bazar kuliner Ramadhan, dakwah dan tausiyah, lomba layang-layang, serta event Bedug Sahur.

Agung menegaskan bahwa, Bedug Sahur menjadi salah satu magnet utama.

“Tradisi membangunkan sahur dengan bedug ini kami hadirkan melalui kolaborasi komunitas agar nuansa Ramadhan terasa lebih hidup dan penuh semangat,” katanya.

Pada pekan kedua, festival menghadirkan HALIF FAST (Halal Lifestyle Festival) sebagai agenda terbesar. Kegiatan ini meliputi workshop fesyen dan kerajinan, lomba fesyen anak dan remaja, talkshow modest lifestyle, fashion show modest wear, serta kolaborasi brand dengan UMKM lokal.

Agung menjelaskan bahwa program tersebut, ditujukan untuk mendorong pertumbuhan industri modest fashion di daerah sekaligus memberi panggung bagi pelaku kreatif lokal.

Sementara itu, pekan ketiga difokuskan pada kegiatan kebersamaan dan spiritual seperti Night Run Ramadhan, pemutaran film religi, Sahur On The Road, peringatan Nuzulul Qur’an, doa bersama, serta penampilan khusus.

Ia menuturkan bahwa Night Run menjadi inovasi kegiatan olahraga malam bernuansa Islami, sedangkan Sahur On The Road merupakan bentuk aksi sosial berbagi makanan sahur kepada masyarakat.

Rangkaian KRT 2026 akan ditutup pada 11 Maret melalui closing ceremony, tausiyah penutup, dan ramah tamah bersama panitia, tenant, sponsor, serta tamu undangan, dan berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan.

“Kami ingin Kampung Ramadhan Temindung menjadi ikon kegiatan Ramadhan di daerah ini, sekaligus wadah yang memperkuat solidaritas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tutupnya.

REDAKSI.

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0878-8345-4028

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *