![]()
SAMARINDA, literasikaltim.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai GEMA Bangsa Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar kegiatan halal bihalal bersama masyarakat di Sekretariat DPW Partai GEMA Bangsa Kaltim, Jalan Sungai Muis, Samarinda, Sabtu (21/3/2026) siang.
Kegiatan tersebut, merupakan rangkaian agenda pasca-Ramadan 1447 H/2026 M, yang sebelumnya diawali dengan pembagian takjil, santunan anak yatim, hingga buka puasa bersama.
Sekretaris DPW GEMA Bangsa Kaltim, Slamet Riyadi Sulaiman SH menyebut, acara ini menjadi momentum mempererat hubungan antara partai dengan masyarakat, serta pengurus internal.
“Sejak awal, setelah kegiatan sosial seperti pembagian takjil dan santunan, Ketua DPW Partai GEMA Bangsa Kaltim, memang merencanakan menggelar kegiatan halal bihalal, yang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar dan para pengurus. Alhamdulillah hari ini terlaksana,” ujarnya di sela kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut berlangsung sejak pagi hingga malam hari, dengan dihadiri masyarakat dari berbagai kalangan.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan Partai GEMA Bangsa sebagai partai baru di Kalimantan Timur (Kaltim).
Sebagai partai baru, GEMA Bangsa disebut telah memiliki legalitas awal seperti Surat Keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM.
Saat ini, partai tengah bersiap menghadapi tahapan verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang direncanakan berlangsung serentak pada 2027.
“Untuk tingkat Kabupaten dan Kota di Kaltim, sudah 100 persen terbentuk. Tinggal penguatan di tingkat Kecamatan (DPC), yang saat ini terus didata,” jelasnya.
Ia merinci, sejumlah daerah seperti Samarinda telah mencapai 100 persen pembentukan struktur, sementara daerah lain seperti Kutai Timur dan Kutai Barat masih dalam proses penguatan.
Salah satu strategi utama untuk menarik simpati masyarakat, lanjutnya, adalah penerapan konsep desentralisasi politik yang diklaim berbeda dari partai lain.
“Konsep kami desentralisasi. Artinya, daerah yang lebih mengetahui kebutuhan dan aspirasi masyarakatnya, bukan pusat. Jadi keputusan politik di daerah diserahkan kepada daerah,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Ketua DPW GEMA Bangsa Kaltim, Alphad Syarif SH, dan menegaskan bahwa partainya memberikan kewenangan penuh kepada daerah, dalam menentukan calon legislatif maupun Kepala Daerah.
“Partai ini tidak sentralisasi. Daerah yang memilih calon legislatif, Bupati, Wali Kota, bahkan Gubernur, dan Pusat tidak ikut campur, dalam keputusan tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan tersebut bertujuan mengembalikan kedaulatan politik kepada masyarakat daerah, sehingga pemimpin yang terpilih benar-benar sesuai kebutuhan lokal.
Dalam waktu dekat, DPW GEMA Bangsa Kaltim berencana melakukan konsolidasi ke 10 Kabupaten/Kota se-Kaltim setelah Lebaran.
Selain itu, partai juga menargetkan pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta, dengan syarat seluruh struktur daerah telah terbentuk 100 persen.
“Setelah Lebaran, Kami akan keliling ke Kabupaten/Kota untuk konsolidasi, dan targetnya semua struktur lengkap agar bisa ikut Rapimnas,” katanya.
Sementara itu, Alphad Syarif menegaskan bahwa partainya telah menyiapkan langkah strategis menuju Pemilu 2029.
Fokus utama saat ini, adalah memenangkan dukungan masyarakat dan memperoleh kursi di DPR RI.
“Kami fokus mengusung Prabowo Subianto sebagai Presiden 2029, kemudian menargetkan kursi DPR RI, baru setelah itu fokus ke Kepala Daerah,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan pemimpin yang berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan sekadar kepentingan politik.
Pada kesempatan ini, Ketua DPW GEMA Bangsa Kaltim mengajak masyarakat untuk tidak lagi apatis terhadap partai politik.
Ia optimistis konsep dan pendekatan, yang diusung dapat menjadi alternatif baru dalam dunia politik.
“Kami berharap masyarakat tidak apatis lagi, dan Kami ingin memberikan sesuatu yang benar-benar diinginkan oleh masyarakat daerah,” pungkasnya.
Penulis: Rizky Aulia
Editor: Masronaliansyah S.Pd













