![]()
Eddy Djunaidi: Nilai Kepemimpinan Herwan Rifa’i Akan Terus Menjadi Motivasi bagi Pegawai.
SAMARINDA, literasikaltim.com – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Samarinda menggelar kegiatan buka puasa bersama, yang dirangkai dengan acara purna tugas serta pelepasan Kepala Dinas Perkim, Herwan Rifa’i, sekitar pukul 17.00 Wita di halaman Kantor Dinas Perkim Kota Samarinda, Sabtu (28/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Samarinda, para asisten pemerintah kota, seluruh kepala perangkat daerah, serta Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Samarinda.
Acara berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, sekaligus menjadi momen perpisahan bagi Herwan Rifa’i yang memasuki masa purna tugas sebagai aparatur sipil negara.
Dalam keterangannya kepada awak media, Herwan Rifa’i menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan, sekaligus ungkapan terima kasih kepada seluruh jajaran Dinas Perkim, yang selama ini telah bekerja sama menjalankan berbagai program pembangunan di sektor perumahan dan permukiman.
“Pada hari ini teman-teman mengadakan acara purna tugas saya sebagai Kepala Dinas sekaligus buka puasa bersama. Mulai 1 Maret nanti Saya sudah tidak lagi bertugas sebagai Kepala Dinas Perkim,” ujar Herwan Rifa’i.
Ia menjelaskan, selama masa transisi kepemimpinan, posisi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas akan diemban oleh Sekretaris Dinas, hingga adanya penunjukan pejabat definitif oleh Pemerintah Kota.
Herwan mengungkapkan bahwa selama memimpin Dinas Perkim sekitar empat tahun satu bulan, berbagai program pembangunan dan penataan kawasan permukiman dapat berjalan berkat dukungan seluruh jajaran internal dinas.

“Kurang lebih empat tahun satu bulan saya di Dinas Perkim. Banyak yang membantu, terutama sekretaris dan para kepala bidang. Kami bersyukur beberapa program bisa dianggap berhasil,” katanya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan bagi kepemimpinan baru di Dinas Perkim ke depan tidaklah ringan.
Salah satunya terkait program pembangunan perumahan, yang menjadi prioritas Pemerintah Pusat.
Menurutnya, Pemerintah Pusat saat ini mendorong program pembangunan tiga juta rumah secara nasional, di mana Pemerintah Daerah juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pelaksanaannya.
Selain itu, persoalan penanganan kawasan kumuh juga masih menjadi pekerjaan besar yang harus segera diselesaikan.
“Tantangan berikutnya adalah penuntasan kawasan kumuh yang masih cukup tinggi. Pemerintah Pusat menargetkan paling lambat tahun 2030 persoalan ini bisa dituntaskan,” jelasnya.
Herwan menambahkan bahwa Dinas Perkim Kota Samarinda sebenarnya telah mulai menyiapkan konsep penataan kawasan kumuh yang disusun oleh bidang permukiman.
Namun realisasi program tersebut, sangat bergantung pada dukungan anggaran dari Pemerintah Daerah.
“Untuk penuntasan kawasan kumuh, bagaimanapun Kita berinovasi tetap sangat tergantung pada ketersediaan anggaran. Mudah-mudahan ke depan pemerintah kota bisa memberikan dukungan yang cukup,” ujarnya.
Ia memperkirakan keterbatasan anggaran masih akan dirasakan pada 2026, namun berharap pada periode 2027 hingga 2029 berbagai program penanganan kawasan permukiman dapat lebih optimal.
Herwan juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Samarinda H. Andi Harun yang telah memberikan kepercayaan kepadanya, untuk memimpin Dinas Perkim selama beberapa tahun terakhir.
Ia menilai kepemimpinan Wali Kota Samarinda saat ini, memiliki gaya pengawasan yang detail dan konsisten dalam memastikan pelaksanaan program pembangunan di lingkungan pemerintah kota.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Samarinda H. Andi Harun, yang telah memberi kepercayaan kepada Kami sebagai Kepala Dinas Perkim, dan beliau selalu memberi arahan secara detail dan terus memonitor pelaksanaan setiap kebijakan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Herwan juga mengenang perjalanan panjangnya sebagai aparatur sipil negara yang telah mengabdi selama hampir empat dekade.
“Total masa kerja saya sebagai pegawai sekitar 39 tahun 6 bulan, dan empat tahun satu bulan terakhir saya bertugas di Dinas Perkim,” katanya.
Ia berharap, kepemimpinan baru di Dinas Perkim Kota Samarinda nantinya dapat melanjutkan berbagai program yang telah dirintis, bahkan mampu menghadirkan inovasi yang lebih baik, untuk pembangunan sektor perumahan dan permukiman di Kota Tepian.
“Kami berharap kepala dinas yang baru nanti bisa melanjutkan bahkan meningkatkan apa yang sudah ada. Tantangannya memang besar, tetapi saya yakin dengan kerja sama semua pihak Dinas Perkim bisa semakin baik ke depannya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Herwan Rifa’i juga menyampaikan pandangannya mengenai kepemimpinan Wali Kota Samarinda, H. Andi Harun, yang menurutnya telah memberikan dampak nyata bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Herwan, sosok H. Andi Harun dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan yang kuat dan layak menjadi figur pemimpin, di tingkat yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Menurut pandangan Saya, beliau merupakan sosok pemimpin yang sangat cocok untuk memimpin Kalimantan Timur ke depan. Apa yang telah beliau lakukan di Samarinda sudah memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Herwan Rifa’i yang menyatakan hal tersebut, karena posisi nya bukan pejabat di Pemerintahan lagi.
Ia menilai berbagai perubahan pembangunan yang terlihat di Kota Samarinda menjadi contoh konkret dari kepemimpinan yang terarah dan memiliki visi yang jelas.
“Di Samarinda saja kita bisa melihat banyak perubahan dan kemajuan yang signifikan. Itu menjadi contoh konkret bagaimana seorang pemimpin bekerja untuk daerahnya,” katanya.
Herwan pun meyakini jika kepemimpinan dengan pola kerja seperti yang ditunjukkan H. Andi Harun dapat membawa kemajuan yang lebih besar bagi Kalimantan Timur di masa mendatang.
“Saya yakin ke depan, jika kepemimpinan seperti ini terus berlanjut, Kalimantan Timur bisa menjadi daerah yang lebih maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Samarinda, Eddy Djunaidi, turut menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Herwan Rifa’i selama menjabat sebagai Kepala Dinas Perkim.
Menurut Eddy, Herwan Rifa’i dikenal sebagai sosok pemimpin yang tidak hanya mampu menjalankan tugas dengan baik, tetapi juga menjadi panutan bagi seluruh jajaran di lingkungan dinas.
“Beliau selama memimpin Dinas Perkim bekerja dengan sangat baik, dan banyak arahan dan pengalaman yang beliau bagikan kepada kami, sehingga menjadi bekal bagi Kami dalam menjalankan tugas di lapangan,” ujar Eddy Djunaidi.
Ia menambahkan, Herwan Rifa’i juga dikenal sebagai mentor sekaligus motivator bagi para pegawai, terutama dalam membangun semangat kerja dan kebersamaan di lingkungan dinas.
“Bagi Kami, beliau bukan hanya seorang pimpinan, tetapi juga mentor dan motivator bagi seluruh jajaran, dan banyak hal yang kami pelajari dari beliau, baik dari sisi kepemimpinan maupun bagaimana menghadapi berbagai tantangan pekerjaan,” katanya.
Eddy berharap, semangat kerja serta nilai-nilai kepemimpinan yang telah ditanamkan Herwan Rifa’i selama ini, dapat terus dilanjutkan oleh seluruh pegawai Dinas Perkim Kota Samarinda ke depannya.
“Kami tentu merasa kehilangan, namun apa yang telah beliau bangun selama ini akan menjadi motivasi bagi Kami, untuk terus bekerja lebih baik dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Andi Isnar













