Diskominfo Kutim

Danau Redan, Surga Wisata Air Tersembunyi di Teluk Pandan Kutai Timur.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

KUTIM, literasikaltim.com – Potensi wisata air alami kembali ditemukan di Kabupaten Kutai Timur.

Kali ini, Danau Redan yang berada di Jalan Batu Bara II, Dusun Hidup RT 03, Desa Danau Redan, Kecamatan Teluk Pandan, mulai mencuri perhatian sebagai destinasi wisata berbasis alam yang dinilai layak dikembangkan secara serius.

Danau dengan aliran air yang jernih serta lingkungan sekitar yang masih asri ini menawarkan panorama alami yang relatif belum tersentuh.

Keindahan lanskap dan suasana yang tenang menjadikan Danau Redan memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan yang mencari wisata air bernuansa alam dan ketenangan.

Selain menyuguhkan keindahan, keberadaan Danau Redan juga dipandang memiliki potensi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa.

Pengembangan destinasi wisata ini diyakini dapat membuka peluang usaha baru, mulai dari sektor UMKM, jasa wisata, hingga berbagai usaha pendukung lainnya yang melibatkan partisipasi langsung warga setempat.

Sekretaris Desa Danau Redan, Rafiuddin, mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi wisata air yang dimiliki desanya.

Menurutnya, kondisi alam Danau Redan masih sangat terjaga dan memiliki nilai jual tinggi sebagai destinasi wisata berbasis alam.

“Kami sangat kagum dengan potensi wisata air ini. Alamnya masih sangat terjaga dan memiliki nilai jual yang tinggi, dan ini merupakan aset desa yang harus dikembangkan secara bersama dan berkelanjutan,” ujar Rafiuddin.

Ia berharap, pengembangan Danau Redan ke depan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya sebagai tujuan wisata, tetapi juga sebagai sumber penghidupan baru bagi warga desa.

“Ke depan, wisata ini berpotensi menjadi sumber pemasukan warga sekaligus meningkatkan pendapatan desa,” tambahnya.

Komitmen untuk mengelola destinasi wisata ini juga disampaikan oleh Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Danau Redan, Ramli Satta.

Ia menyatakan kesiapan BUMDes, untuk terlibat aktif dalam pengelolaan Danau Redan agar berkembang secara tertata dan profesional.

“BUMDes siap mengambil peran dalam pengelolaan wisata ini agar lebih tertata dan profesional. Kami ingin memastikan manfaat ekonomi benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ungkap Ramli.

Lebih lanjut, Ramli menjelaskan bahwa pengembangan Danau Redan ke depan akan melibatkan sinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih Danau Redan.

Kerja sama tersebut, difokuskan pada penguatan usaha masyarakat serta pengelolaan layanan pendukung wisata.

“Kami berencana bekerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih Danau Redan, khususnya dalam penguatan usaha masyarakat dan pengelolaan layanan pendukung wisata, dan sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan di Desa,” jelasnya.

Sebagai bentuk dukungan yang lebih luas, Pemerintah Desa Danau Redan juga mengajak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pariwisata Kabupaten Kutai Timur, dan OPD Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, untuk memberikan perhatian terhadap potensi wisata air tersebut.

Dukungan yang diharapkan meliputi pendampingan teknis, promosi destinasi, penataan kawasan, hingga penguatan sarana dan prasarana.

Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, OPD pariwisata, BUMDes, koperasi desa, serta masyarakat, Danau Redan diyakini mampu tumbuh menjadi destinasi wisata unggulan baru di Kutai Timur.

Kehadirannya diharapkan tidak hanya membanggakan daerah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Danau Redan.

Penulis: Wahab
Editor: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0878-8345-4028

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *