Diskominfo Kutim
Blog  

Adu Strategi hingga Dini Hari, Turnamen Silaturahmi Domino Antar Gardu se-Samarinda Tuntas Digelar.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SAMARINDA, literasikaltim.com – Atmosfer kompetisi dan keakraban berpadu dalam Turnamen Silaturahmi Domino Antar Gardu se-Kota Samarinda yang berlangsung sengit hingga dini hari.

Sejak dimulai pukul 15.00 WITA, para peserta menunjukkan ketajaman strategi dan konsistensi permainan hingga turnamen berakhir sekitar pukul 03.00 WITA, menandai selesainya salah satu ajang olahraga rekreasi yang paling dinanti komunitas domino Samarinda.

Turnamen ini menjadi panggung adu kecerdikan, konsentrasi, dan kerja sama antar pasangan.

128 Pasang* dari 26 Gardu di Kota Samarinda telah mengikuti turnamen ini, dan setiap gardu menurunkan pemain terbaiknya, menjadikan setiap laga berjalan ketat dan penuh perhitungan.

Riuh tepuk tangan, diskusi taktik, hingga sorak kemenangan mewarnai jalannya pertandingan yang berlangsung dalam suasana sportif dan kekeluargaan.

Ketua Panitia Pelaksana, Kaharuddin, menyebutkan bahwa turnamen ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat ikatan antar Gardu di Samarinda.

Menurutnya, domino sebagai olahraga tangan menuntut keterampilan membaca permainan lawan, penguasaan emosi, serta kekompakan pasangan.

“Selain silaturahmi, turnamen ini menjadi ajang mengasah skill, dan Domino bukan sekadar permainan hiburan, tetapi olahraga strategi yang membutuhkan fokus dan kerja sama,” ujar Kaharuddin.

Ia menambahkan, intensitas pertandingan meningkat sejak babak penyisihan hingga partai penentuan.

Sejumlah laga bahkan harus ditentukan melalui permainan ketat dengan selisih poin tipis, memperlihatkan kualitas permainan yang semakin merata di antara para peserta.

Hasil akhir turnamen menempatkan Gardu BSM Sungai Mariam sebagai juara pertama setelah tampil konsisten sepanjang pertandingan.

Posisi juara kedua diraih Gardu PORDI Samarinda Seberang, disusul Gardu Deng MangKona di peringkat ketiga, dan Gardu Zorro sebagai juara keempat.

Kaharuddin menegaskan, keberhasilan turnamen ini menjadi modal penting untuk pengembangan olahraga domino di Samarinda.

Panitia berkomitmen menjadikan turnamen silaturahmi, sebagai agenda berkelanjutan, guna meningkatkan kualitas permainan, sekaligus memperluas pembinaan atlet domino di tingkat Gardu.

“Ke depan, kegiatan ini akan terus Kami lanjutkan, dan targetnya bukan hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga melahirkan pemain-pemain domino yang lebih terampil dan siap bersaing di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Turnamen ini sekaligus menegaskan bahwa olahraga domino memiliki daya tarik tersendiri sebagai cabang olahraga rekreasi berbasis strategi, yang mampu menyatukan masyarakat dan menumbuhkan semangat kompetisi sehat di Kota Samarinda.

Penulis: Andi Isnar

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0878-8345-4028

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *