![]()
SAMARINDA, literasikaltim.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas kreatif, untuk berpartisipasi dalam Lomba Film Pendek Jaksa Garda Desa/Kelurahan yang digelar dalam rangka optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (JAGA DESA) sekaligus menyambut Hari Desa Nasional Tahun 2026.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda, Bara Mantio Irsahara, SH, MH, mengatakan bahwa lomba film pendek ini, merupakan salah satu sarana strategis Kejaksaan dalam menyampaikan pesan-pesan edukasi hukum, kepada masyarakat melalui media yang kreatif dan mudah dipahami.
“Melalui lomba film pendek Jaksa Garda Desa, Kami ingin mendorong keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya kegiatan Jaksa Garda Desa yang bersih, transparan, dan berintegritas,” ujar Bara Mantio, Senin (22/12/2025).
Menurutnya, kompetisi ini berskala nasional dan terbuka bagi masyarakat umum, termasuk pelajar, mahasiswa, sineas muda, serta komunitas film.
Para peserta diharapkan mampu menuangkan gagasan kreatif, yang menggambarkan peran Kejaksaan dalam melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Desa/Kelurahan.
“Film yang dihasilkan diharapkan tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga mengandung pesan edukatif tentang segala kegiatan JAGA DESA,” jelasnya.
Bara Mantio menambahkan, Program Jaksa Garda Desa merupakan program nasional Kejaksaan Republik Indonesia, yang menitikberatkan pada upaya pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran hukum di Tingkat Desa/Kelurahan melalui pendekatan persuasif dan edukatif.
Oleh karena itu, media film pendek dinilai efektif sebagai sarana sosialisasi program tersebut, kepada masyarakat luas.

Pendaftaran Lomba Film Pendek Jaksa Garda Desa/Kelurahan, dilakukan secara daring melalui laman resmi http://www.abpenas.id.
Panitia menyediakan hadiah dengan total nilai ratusan juta rupiah, bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kontribusi peserta, dalam mendukung kegiatan JAGA DESA yang berintegritas.
Ia juga menegaskan bahwa, seluruh tahapan lomba tidak dipungut biaya apa pun.
Kejari Samarinda berharap lomba ini dapat diikuti secara luas oleh masyarakat, sehingga pesan-pesan hukum dan tata kelola pemerintahan Desa/Kelurahan dapat tersampaikan secara masif dan berkelanjutan.
“Melalui lomba film pendek ini, Kami berharap lahir karya-karya inspiratif yang mampu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Kejaksaan, Pemerintah Desa/Kelurahan, serta masyarakat sebagai garda terdepan pembangunan,” pungkas Bara Mantio Irsahara.
Penulis: Andi Isnar
Sumber: Kasi Intel Kejari Samarinda.













