![]()
SANGATTA, literasikaltim.com — Program Sekolah Rakyat yang akan dibangun di Kabupaten Kutai Timur mendapat perhatian serius dari Bupati Ardiansyah Sulaiman, dan menilai bahwa keberadaan sekolah tersebut sangat krusial, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan akses pendidikan lengkap dari tingkat SD, SMP hingga SMA.
Menurut Bupati, Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi atas banyaknya persoalan pendidikan di daerah, mulai dari keterbatasan fasilitas hingga tingginya biaya sekolah di beberapa wilayah.
Dengan adanya Sekolah Rakyat, pemerintah berharap anak-anak dari kelompok prasejahtera mendapat kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak.
“Program ini luar biasa karena menyediakan pendidikan lengkap dari dasar sampai menengah dalam satu kawasan,” ujarnya, usai membuka kegiatan Festival Magic Land 2025 di Polder Ilham Maulana, Jumat (14/11/2025)
Ardiansyah menjelaskan bahwa, banyak keluarga di Kutim yang masih menghadapi kendala ekonomi dalam menyekolahkan anak mereka.
Bahkan, beberapa wilayah pedesaan mencatat masih ditemukannya anak putus sekolah karena faktor biaya.
Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, ia berharap tidak ada lagi anak yang harus berhenti sekolah hanya karena persoalan finansial.
Selain menyasar keluarga kurang mampu, Sekolah Rakyat juga dibangun untuk menjangkau siswa dari kawasan terpencil.
Kutim memiliki wilayah yang luas, sehingga keberadaan sentra pendidikan yang terjangkau diharapkan dapat mengurangi beban perjalanan siswa.
“Kita ingin memastikan pendidikan benar-benar hadir untuk semua anak, tidak hanya yang tinggal dekat kota,” jelasnya.
Ardiansyah mengapresiasi Pemerintah Pusat, yang memasukkan Kutim sebagai salah satu daerah penerima program ini.
Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat bukan hanya aspek fisik, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
“Anak-anak ini kelak yang akan menjadi penerus pembangunan Kutai Timur,” ucapnya.
Ia berharap, seluruh pihak dapat mendukung proses pembangunan agar sekolah dapat segera beroperasi.
“Untuk itu, saya minta semua perangkat daerah bekerja cepat agar program ini segera kita jalankan,” tutupnya. (Adv-Diskominfo Kutim/AI)













