Diskominfo Kutim

BKPSDM Kutim Dorong Penguatan Kompetensi Digital ASN Menuju Birokrasi Cerdas dan Adaptif.

DISCLAIMER: Penayangan ulang sebagian atau keseluruhan berita untuk konten akun media sosial komersil harus seizin Redaksi

Loading

SANGATTA, literasikaltim.com — BKPSDM Kutai Timur menyiapkan agenda besar dalam meningkatkan kompetensi digital ASN, sebagai langkah menghadapi percepatan transformasi teknologi di sektor pemerintahan.

Program tersebut dirancang, untuk memastikan seluruh aparatur mampu memanfaatkan teknologi informasi secara efektif, baik dalam pelayanan publik maupun dalam tata kelola internal.

Kepala BKPSDM Kutai Timur, Misliansyah, menyebut bahwa kemampuan digital bukan lagi keahlian tambahan, melainkan kebutuhan utama ASN modern.

Menurutnya, birokrasi ke depan harus lebih responsif, efisien, dan berbasis data.

“ASN harus mampu mengoperasikan aplikasi, memahami keamanan data, dan bekerja dengan sistem berbasis digital. Ini menjadi syarat utama birokrasi cerdas,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, BKPSDM mulai melaksanakan berbagai pelatihan seperti pengelolaan data digital, penggunaan aplikasi pemerintah, literasi keamanan siber, dan pemanfaatan teknologi kolaboratif.

Setiap pelatihan dilakukan secara bertahap, berdasarkan tingkat kemampuan ASN, mulai dari level dasar hingga lanjutan.

BKPSDM juga menjalin kerja sama dengan instansi pusat dan lembaga pelatihan resmi, untuk memperluas materi pengembangan kompetensi digital.

Di antaranya, pelatihan *e-government*, penyusunan dashboard kinerja, hingga pemanfaatan AI untuk mendukung analisis kebijakan.

Selain pelatihan, BKPSDM menyiapkan kebijakan pendukung seperti penyediaan fasilitas perangkat kerja dan penguatan akses informasi, agar seluruh pegawai dapat mempraktikkan keterampilan digital dalam tugas sehari-hari.

Menurut Misliansyah, transformasi digital tidak dapat berjalan tanpa sumber daya manusia yang siap berubah.

Karena itu, peningkatan kompetensi digital menjadi prioritas utama pada tahun anggaran mendatang.

Misliansyah menegaskan bahwa, peningkatan literasi digital ASN merupakan investasi jangka panjang.

“Kami ingin ASN Kutai Timur tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya. (Adv-Diskominfo Kutim/AI)

Permintaan ralat, koreksi, revisi maupun hak jawab, silakan WA 0878-8345-4028

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *